Assal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh. Memang kita semua serba salah. Ada dorongan agar kita berbuat sesuatu, tetapi kita tidak dapat merumuskannya dengan jelas. Apa yang dapat kita lakukan dalam kapasitas kita masing-masing? Menunggu perintah seseorang untuk beramai-ramai menyerbu Ambon? Menunggu seseorang mengkoordinir pengumpulan dana untuk membantu mereka? Saya sendiri menyadari keterbatasan yang ada pada saya, sehingga saya hanya mampu mengajak rekan-rekan untuk berdoa. Kita serahkan kepada Allah agar 'turun tangan' dengan cara-Nya sendiri untuk menolong umat yang selama ini mengagungkan-Nya. Allah Mahatahu dan Mahabijaksana; Dia tahu apa yang terbaik bagi kita, bagi bangsa kita. Untuk dapat bertindak, kita terlebih dahulu perlu mencari akar permasalahannya, dan saya memperoleh ilham bahwa negara kita ini telah rusak dalam berbagai sektor kehidupan. Negara-negara adidaya berusaha menundukkan kita dengan pola-pola 'divide et empera' yang kita semua sudah mafhum. Mereka tidak lagi menggunakan kekuatan militer untuk membuat kita takluk, tetapi dengan cara menimbulkan saling permusuhan dan kekacauan-kekacauan lain. Bukan hanya Indonesia; kawasan Asia termasuk Malaysia pun diguncang. Mereka belum akan berhenti sebelum berhasil menundukkan seluruh dunia. Saya melihat bahwa kita sekarang ini *secara makro* tak berdaya untuk melakukan apa-apa yang lebih bermanfaat selain berdoa. Hanya Allah yang mampu mengatasi semua ini. Mengenai hal ini saya tidak dapat menunjukkan bukti. Anda dapat mempertanyakan kebenarannya kepada hati nurani anda sendiri. Jadi anda lihat, kalau insight tersebut benar dan kita menyalahkan umat Kristen di Ambon, maka kita keliru. Mereka pun menderita akibat ulah negara adidaya itu, sedangkan mereka itu saudara kita pula. Kita perlu menyelesaikan masalah ini di luar konteks 'Islam melawan Kristen.' Wassal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh. RS -----Original Message----- From: Eko Raharjo Sent: Wednesday, March 03, 1999 7:26 AM Subject:RE: Oknum Polisi Berondong Jamaah Sholat > Assalamu'alaikum wr. wb. > Apakabar Pak Sunarman ? > Membaca mail Pak Sunarman saya jadi serba salah , saya sangat sedih > dengan kejadian yang menimpa saudara-saudara kita di-Ambon, belum lagi > berita di Indonesia dan diluar negeri yang dengan jelas > menjungkirbalikkan fakta. > Saya jadi bertanya-tanya kemana umat islam yang lain dan kemana para > pemuka agama kita kenapa terus membiarkan saudara kita dibantai tanpa > perlawanan yang seimbang. > Tapi disisi lain saya juga tidak ingin umat salah bertindak hingga tidak > adil seperti yang di-isyaratkan agama. > Menurut mail bapak kejadian di-Ambon merupakan awal dari rentetetan > panjang kekacauan yang akan menimpa umat islam dan tanah air tercinta. > Dan beberapa orang pandai telah mempersiapkan diri untuk keadaan perang > agama. > Selama ini saya belum tahu dan belum melihat niat baik kelompok non > islam atau barangkali saya yang bodoh dan kurang punya kepekaan untuk > melihat kebobrokan dan kekurangan kita. Kalau bapak tidak keberatan saya > ingin dijelaskan lebih jauh tentang mail bapak dibawah hingga saya dapat > lebih bijaksana bersikap. Terus untuk kejadian di Ambon kenapa hanya doa > yang bapak anjurkan sementara lebih dari itupun sebenarnya kita mampu > melakukan (atau bapak hanya mengatakan itu dalam milis ) ,terima kasih > Wassalamu'alaikum wr wb > Eko Raharjo --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
