Assal�mu'alaykum warahmatull�hi wabarak�tuh
Menarik sekali Pak !
Saya mendapatkan sebagai berikut :
1. Manusia berkehendak bebas, dan berkonsekwensi
Terbukti Ustadz dan muridsnya ditawari (alternatif) usaha
penyelamatan dg. mengungsi ke suatu bukit ...logis sekali!
Para murids mengungsi kebukit, walaupun bisa saja ada yang
menolak dan ingin tinggal bersama Pak Ustadz dg. berbagai
alasan.
2. Takdir
Seandainya para murid sudah mencapai puncak bukit, namun
bukit ternyata longsor total dan atau tenggelam, maka bagi
murids yang tetap selamat adalah bertakdir selamat dan bagi
yang meninggal adalah bertakdir demikian.
Bagi Pak Ustadz mungkin over estimet menilai dirinya sendiri,
tetapi lemah dalam menilai pola pelaksanaan pertolongan
dari Allah SWT, Pak Ustadz model ini terkesan membatasi
kekuasaan Yang Maha Penolong, jenis pertolongan yang
logis spt. orang membawakan perahu mungkin tidak dianggap
pertolongan dari Allah SWT, karena terlalu logis bagi Pak Ustadz
tsb. Bahkan seandainya helikopter yang datang mungkin masih
terlalu logis juga dan tidak mau naik.
Pak Ustadz disini tetap diberi kebebasan memilih alternatip
mana yang diambil, dan konsekwensi logis yang akan dialaminya.
Pertolongan dari Allah SWT bisa sangat logis dan mudah
dimengerti oleh awam (a.l. saya) misalnya : (Text) Al Quran
adalah dijaga sendiri oleh Allah SWT, realisasinya adalah
logis yaitu demikian banyak orang yang hafal Al Quran !
sehingga setiap perubahan atau seandainya kitab (disini
dalam bentuk cetak atau recording dalam suatu media)
dimusnahkan, maka dengan mudah bisa diadakan lagi,
karena banyak sekali yang hafal.
Dari Contoh Soal Pak RS, pertolongan Allah datang via orang
membawa perahu, logis pula.
Barangkali boleh saya bertanya, apakah janji dan pertolongan
dari Allah SWT harus terlaksana dalam bentuk tidak logis bagi awam?
Bagaimana kemungkinan Yang Mulia Isa A.S yang dijanjikan
datang kembali, dilaksanakan Allah SWT dengan cara dilahirkan
dan tumbuh dalam lingkungan umat Islam ?
(setelah menulis ini malah saya jadi khawatir, jangan-jangan saya identik
Pak Ustadz Contoh Soal yang malah membatasi / mempersempit
bandwidth kekuasaan tak terhingga Allah SWT)
Demikian dari saya yang dangkal, mohon maaf dan mohon banyak
bersabar kepada saya yang awam namun dahaga ini.
Wassalamu'alaykum wr.wb
nana aryana
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)