Assalamu'alikum wr.wb.
Sedikit menambahkan, semoga menambah kejelasan, bukan kesesatan. Bila salah
tolong dibetulkan.

[EMAIL PROTECTED] wrote:

> Budi Utomo:
>
> > Saya kurang setuju kalau Allah Berkehendak menciptakan kejahatan di bumi
> > ini. Saya tetap sepakat dengan kawan-kawan yang lain bahwa itu karena
> > kebejatan aklak manusia. Dan bukan kehendak Allah.
>
> Wargino:
>
> > Terima kasih, itu hak anda untuk berpendapat dan saya juga tidak
> bermaksud
>
> R. Sunarman
>
> >Agama itu memang penuh misteri, dan kita mudah terjebak dalam
> >hal-hal yang tidak perlu bila kita tidak menyadari untuk apa kita
> >belajar agama. Pelajaran agama, termasuk tasawuf, itu berjenjang.
> >Tiap jenjang diberi warna tersendiri dan dapat saja saling
> >bertentangan, misalnya issue di atas: ada jenjang-jenjang yang
> >diajarkan untuk menjawab TIDAK, sedangkan pada jenjang lain diajar
> >untuk menjawab YA.
>
> Betul, memang di sini kita tidak bermaksud untuk meng-'iya'kan orang
> lain yang belum mampu 'iya' dengan sendirinya.
>
> >Mengapa begitu?
> >Faham "Allah tidak menciptakan kejahatan" sangat tepat diajarkan
> >kepada para pemula. Bahkan sering dikatakan "Syaitan itu musuh
> >Allah." Tentu ajaran ini bermaksud baik dengan asumsi tertentu:
> >mendidik orang agar menghindari berbuat jahat. Faham yang sebaliknya
> >bahwa "Allah-lah yang menciptakan kejahatan" pasti tidak sesuai bagi
> >mereka karena mereka akan merasa tidak bersalah jika melakukan
> >kejahatan. Selain itu, ditinjau dari aspek psikologis, ajaran ini
> >memang tidak sesuai bagi mereka karena menimbulkan penolakan.
>
> Sebenarnya saya tidak berpendapat bahwa Allah membuat kejahatan.
> Saya memandang yang datangnya dari Allah itu semua rahmat. Walaupun
> dalam bahasa manusia bisa bermacam-macam, bisa kejahatan atau nikmat.
>
> Sebagai contoh Allah menciptakan Syitan yang katanya itu musuh kita,
> saya memandang adanya syaitan itu nikmat juga. Sulit saya memahami
> adanya syurga-neraka tanpa adanya syaitan. Sulit saya membayangkan
> lezatnya iman tanpa syaitan, sulit saya membayangkan sebuah
> perjuangan tanpa syaitan..... dsb.

Allah menjadikan Setan sebagai musuh manusia, adalah untuk menggiring kita
supaya selalu menghadap kepada-Nya. Dan Allah menngerakkan nafsu yang selalu
mengajak manusia untuk mengikutinya, adalah supaya langgeng kita menghadap
kepada-Nya.

>
>
> Mungkin ada rekan lain yang kurang sependapat dengan hal ini, saya
> tidak bisa menjelaskan kepada anda semua dengan baik. Tapi cobalah
> kita renungkan: Apa sih enaknya main sepak bola sendirian?
>
> Kurang lebih mohon maaf,
> Wassalamu'alaikum wr wb,
> Wargino
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke