[10/15] ISA AL MASIH DALAM AL-QUR'AN DAN BIBEL.....


Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu'alaikum wr.wb.


                   Topik kesepuluh : Seputar penyaliban Nabi Isa ....8)
                        Dosa warisan dan  Penebusan dosa.............4)
                                   Kesaksian Al-Kitab tentang itu....2)

Hal  ini  dipertegas lagi oleh Al-Qur'an surat Al-An'am ayat  164  yang
bunyinya sbb:

Artinya:  "........dst......Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan
kemudharatannya  kembali  kepada  dirinya  sendiri;  dan  seorang  yang
berdosa tidak akan memikul dosa orang lain .......dst..."

Ayat  ini juga merupakan panduan bagi kita sebagai seorang Islam  untuk
menjelaskan kepada orang-orang Kristen bahwa sama sekali tidak ada dosa
itu bisa dipindahkan kepada orang lain. Dosa Adam... (kalaulah dianggap
belum  diampuni sehingga belum habis) tidaklah akan diambil  alih  anak
cucunya  dan  kemudian dipikul oleh orang lain yakni Isa  yang   diakui
oleh  orang  Kristen sebagai person yang  tidak  berdosa  sama  sekali,
karena   dia  bukanlah turunan Adam. Sekali lagi nyatalah bahwa  adanya
dosa warisan itu tidak ditunjang sama sekali oleh ajaran Islam.

Sekarang  kita lihat apa yang dikatan oleh Kitab Perjanjian  Baru  yang
merupakan satu-satunya pegangan orang-orang Kristen. Kita jumpai  dalam
Matius 19:14 ; Markus 10:14 dan Lukas 18:16 yang menyatakan sbb:

Tetapi  Yesus  berkata:  "Biarlah anak-anak itu, janganlah  menghalang-
halangi mereka datang kepada Ku ; sebab orang-orang seperti itulah yang
empunya kerajaan Sorga".

Ketika  Yesus  melihat  hal itu , Ia marah dan berkata  kepada  mereka:
"Biarlah  anak-anak  itu datng kepadaKu dan jangan  menghalangi  mreka,
sebab  orang-orang  yang  seperti itulah  yang  akan  empunya  Kerajaan
Allah".

Tetapi  yesus  memanggil mereka dan berkata: "Biarkanlah anak-anak  itu
datang  kepadaKu dan janganlah kamu menghalang-halangi   mereka,  sebab
orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah".

Begitu  jelasnya betapa Yesus sendiri memuji anak-anak yang dianggapnya
sebagai person-person yang suci tidak mewarisi dosa kedua orang tuanya.
Betapa  Yesus memuliakan mereka dan meminta orang lain juga  memuliakan
anak-anak  itu. Kesucian anak-anak ditegaskan lagi oleh beliau  sebagai
orang-orang  yang  sama  sekali belum disentuh oleh  dosa.  Jadi  tidak
salahlah  Yesus  mengatakan bahwa anak-anaklah yang  merupakan  pewaris
yang pasti terhadap Kerajaan Allah.

Berikut  ini  kami  kutipkan  beberapa ayat-ayat  Al-Qur'an  sehubungan
dengan Dosa Warisan dan Penebusan Dosa ini.

Artinya:  "Sesungguhnya Kami ciptakan manusia itu  dalam  ciptaan  yang
sebagus-bagusnya.  Kemudian Kami kembalikan dia menjadi  paling  rendah
dari   segala  yang  rendah,  kecuali  orang-orang  yang  beriman   dan
mengerjakan  amal-amal saleh , maka bagi mereka itu pahala  yang  tidak
putus-putusnya"......... (QS: At-Tiin ayat-ayat 4, 5, dan 6).

  Artinya: " Maka pada hari itu seorangpun tidak akan dainiaya  sedikit
juapun  dan  kamu tidaklah diberikan  balasan melainkan dari  apa  yang
kamu perbuat".......(QS: Yasiin ayat 54).

Artinya:  "Jika  kamu  menjauhi  dosa-dosa  besar  yang  dilarang  kamu
terhdapnya,  Kami  akan  menghapuskan daripadamu  kejahatan-kejahatanmu
(yang kecil)"..dst...(QS: An-Nisaa ayat 31).

Artinya:  "Dan bebrapa orang yang lain yang mengakui dosa-dosa  mereka;
mereka  mencampurkan amal saleh dengan amal buruk.  Semoga  Allah  akan
kasihan  kepada  mereka, sesungguhnya Allah Maha  Pengampun,  dan  Maha
Penyayang"....... (QS: At-Taubah ayat 102).

Empat  ayat  yang dikutip dari Surah yang berbeda ini jelas membuktikan
bagi  kita,  terutama orang Islam ini, betapa mungkin adanya  Penebusan
Dosa  dengan pengorbanan nyawa ditiang salib. Satu-satunya  cara  untuk
menghapuskan  dosa  itu,  berapapun  dosa  yang  telah  diperbuat  oleh
seseorang  adalah  dengan memohon pengampunan kepada Tuhan.  Dan  satu-
satunya  cara  untuk membebaskan kita dari dosa adalah  bertaubat  dari
dosa  itu.  Dan  tempat kita memohon ampunan dan taubat itu  tidak  ada
selain  dari  Allah dan Pengampunan yang kita terima tidak  ada  selain
dari pada-Nya.

Dan  ini  telah  dilakukan oleh orang-orang terdahulu dan  menurut  Al-
Qur'anpun mereka telah memperoleh pengahapusan dosa-dosa mereka  dengan
itu.  Tidak ada cara lain yang membebaskan manusia ini dari dosa selain
dari  itu. Keimanan semata tidak menjamin kita luput dari dosa,  tetapi
dengan  dengan diikuti perbuatan yang saleh tentu saja memudahkan  bagi
kita  untuk  memeproleh pengampunan. Iman saja tidak menghasilkan  apa-
apa.  Apalagi  yang kita imani itu adalah tidak berdasar  sama  sekali.
Yang  kita percayai itu berlawanan dengan akal pikiran, nurani dan juga
Kitab  Suci sendiri. Iman kepada Yesus sebagai Penebus Dosa kita adalah
suatu   yang  tidak   masuk  akal  sama  sekali,  kecuali  kalau   kita
menerimanya dengan pikiran tertutup dan bertaklid buta kepada keyakinan
nenek moyang kita dalam mengimani sesuatu.

Taruhlah  keyakinan  demikian sudah kita terima dari  kedua  orang  tua
kita,  yang mereka juga menerima dari generasi sebelumnya. Tetapi  kita
kan  tidak mengetahui apakah mereka itu lebih pintar dan mengerti  dari
pada  kita. Dalam urusan duniawi kita tidak mau mengikuti leluhur  kita
secara  membabi  buta. Tetapi aneh sekali kebanyakan  kita  dalam  soal
agama  dan  keyakinan tidak mau meyelidiki lebih lanjut dan  kita  puas
dengan  apa yang kita terima dari nenek moyang kita tanpa merasa  perlu
untuk menyelidiki dan mempersoalkannya. Apakah agama dan keyakinan yang
telah  kita  terima dari leluhur kita itu memang benar adanya?  Seperti
nampaknya kebanyakan kita tidak ambil peduli tentang itu. Apakah  nenek
moyang  kita  itu memang lebih pintar dan lebih mengetahui dibandingkan
dengan kita? Kitapun merasa tidak perlu menjawab pertanyaan ini.

bersambung

Wassalamu'alaikum wr.wb.
Nadri Saaduddin,
Jalan Rambutan B-32
Telp. (+62-0765) 93072
Duri 28884,
Riau Daratan, INDONESIA
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------
THERE IS NO GOD BESIDE ALLAH AND MUHAMMAD SAW IS HIS MESSENGER...
LOVE FOR ALL, HATRED FOR NONE....!
Hearken! The Messiah Has Come, The Messiah Has Come....
For further details contact Ahmadiyya Mission anywhere over the world.
----------------------------------------------------------------------------
---------------------------


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke