LATIHAN KEENAM
Assal�mu 'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.
Latihan Keenam ini hampir sama dengan Latihan Kelima. Ada dua macam
latihan. Setiap saat kita hanya melakukan satu jenis latihan. Karena
latihan ini dilakukan 2-3 kali dalam sehari sebelum atau sesudah
shalat, kita dapat membagi sendiri menurut apa yang kita rasakan
terbaik. Misalnya sebelum shalat Subuh kita melakukan Latihan A, dan
setelah shalat magrib Latihan B.
Latihan A:
Latihan A masih perlu kita lanjutkan seperti latihan yang lalu dengan
waktu yang diperpanjang.
1. Lakukan latihan ini setelah atau sebelum shalat sebagai suatu
kebiasaan yang teratur, sambil duduk di atas sajadah.
2. Gunakan alat bantu berupa jam dinding atau jam weker elektronik
(alarm clock) dan tempatkan di depan anda agak jauh hingga anda
kurang jelas mendengar suara detaknya.
3. Amati benda itu, kali ini bukan saja bentuknya, tetapi juga
gerakan jarum detiknya. Kemudian pusatkan perhatian pada gerakan
jarum. Pejamkan mata dan lihatlah gerakan jarum itu dengan mata
tertutup. Setelah jangka waktu kira-kira 5-10 menit, buka mata dan
cocokkan posisi jam di belakang mata tertutup tadi dengan posisi
jam di depan anda. Ulangi latihan ini hingga kedua jam itu
mendekati persamaan.
Latihan B:
1. Lakukan latihan ini setelah atau sebelum shalat sebagai suatu
kebiasaan yang teratur, sambil duduk di atas sajadah; kedua tangan
diletakkan di atas lutut.
2. Pejamkan mata. Bayangkan perwujudan diri kita sedang duduk pada
pisisi sekarang, seolah-olah kita mempunyai 'mata' yang sekarang
berada di luar tubuh kita.
3. Bayangkan seberkas sinar putih memancar dari atas {dari tempat tak
terhingga) menimpa tubuh kita; rasakan bahwa dengan sinar itu tubuh
kita merasa sejuk atau hangat (pilih, mana yang membuat anda
menjadi nyaman). Kita abaikan saja dari mana sinar itu datang;
pokoknya di sekeliling tempat duduk anda ada seberkas sinar terang.
Pusatkan perhatian pada sinar di sekeliling kita. Usahakan agar
sinar itu tidak pernah terputus selama mungkin. Lakukan latihan
ini selama 20-30 menit atau lebih lama.
Kelak, kalau kita sudah mahir, kita dapat meyakini (men-sugesti)
berkas sinar tersebut sebagai simbol kehadiran shirathal mustaqim yang
selalu kita mohon di dalam shalat.
Wassal�mu 'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.
RS
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)