Panca Nur Prasetya wrote:
> Awal beragama adalah ma'rifatullah
> sekaligus saya ingin mendapatkan koreksi dari rekan-rekan
> mengenai pengertian saya ttg agama yi.
> "suatu sistem (jalan) menyeluruh untuk sampai kepada Allah swt"
Wassal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.
Definisi ini cukup masuk akal apabila Allah itu mengacu kepada sesuatu
yang Maha Esa. Bayangkan, semua orang berjalan menuju ke arah yang
sama, alangkah indahnya. Tetapi bagaimana kalau pada kenyataannya,
Allah menurut si A itu ngalor, tetapi menurut si B ngidul?
Di mana titik temu {keesaan) antara ngalor dan ngidul itu?
Ini bukan bantahan, lho; hanya sekedar menyuruh rekan-rekan untuk
berpikir.
Wa'alaikum sal�m warahmatull�hi wabarak�tuh.
RS
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)