Assalamu'alaikum wr wb. Abah Hilmy : menulis. >Jadi satu definisi yang perlu dibenahi dalam pengertian kita, bahwa > >Yang disebut Kafir itu adalah: >1. Sebagian dari Ahli Kitab >2. Orang-orang Musyrik > Didalam Al-quran banyak ditemukan bahwa tidak semua semua ahli kitab itu kafir : Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (shalat). (QS. 3:113) Dan sesungguhnya di antara ahli kitab ada orang yang beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kamu dan yang diturunkan kepada mereka sedang mereka berendah hati kepada Allah dan mereka tidak menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit. Mereka memperoleh pahala di sisi Tuhannya. Sesungguhnya Allah amat cepat perhitungan-Nya. (QS. 3:199) Sesungguhnya orang-orang mu'min, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) meereka bersedih hati. (QS. 2:62) Yang menjadi pertanyaan apakah ahli kitab pada saat ini masih bisa disebut tidak kafir setelah Al-Quran menjelaskan sebagai berikut : >Tidak ada seorangpun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (Isa) >sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti Isa itu akan menjadi saksi >terhadap mereka. (QS. 4:159) Mohon penjelasan ayat diatas .. apakah hanya ahli kitab sebelum kematian Nabi Isa saja yang dapat dikatakan ahli kitab yang tidak kafir .. namun setelah kematian Nabi Isa mereka semua menjadi kafir karena alasan berikut : Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata :"Sesungguhnya Allah itu adalah Al-Masih putera Maryam". Katakanlah:"Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al-Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang berada dibumi semuanya" Kepunyaan Allah kerajaan langit dan bumi dan apa yang diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. 5:17) Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata:"Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih (sendiri) berkata:"Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS. 5:72) Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan:"Bahwanya Allah salah satu dari yang tiga", padahal sekali-kali tidak ada Ilah (yang kelak berhak disembah) selain Ilah Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. (QS. 5:73) Ahli kitab yang saya sebut diatas lebih tertuju kepada kaum nasrani. Mohon penjelasan ! Wassalamu'alaikum wr wb. > --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
