Tapi jangan lupa Pak Ali kalo nggak lulus terus-terusan kan bisa di DO
juga yang artinya ya sama aja dengan nggak sekolah, karena emang sejak
awalnya nggak niat sekolah kali tapi kepaksa gitu......

Gus Lim
NB. Lha wong Tugas Akhir ndak selesai aja bisa DO (putus sekolah)
apalagi kalo hampir semua mata kuliah diulang berkali-kali tetep aja
ndak lulus......

        -----Original Message-----
        From:   Ali Abidin [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
        Sent:   Friday, April 09, 1999 11:26 AM
        To:     '[EMAIL PROTECTED]'
        Subject:        RE: [Tasawuf] Laa Ilaha Illa Allah - Renungan

        [Abah Hilmy wrote:]
        >Adalah berbeda orang yang mau sekolah dengan yang tidak mau
sekolah.
        >Tetapi kalau setelah dia mau sekolah kemudian tidak lulus
ujian,
        >dia tidak disebut TIDAK MAU SEKOLAH tetapi ia disebut TIDAK
        >LULUS UJIAN dalam sekolah.
        >
        >Demikian juga berbeda antara orang yang mau menjadi hamba dari
hawa nafsu
        >dengan orang yang tidak mau berhamba dengan hawa nafsu, namun
dalam
        >perjalanannya
        >tidak disadarinya +ACI-kepeleset+ACI- jadi mengikuti hawa
nafsu.

        Assalaamu 'alaikum wr. wb.

        Biarin kang Abah dikeroyok untuk menjelaskan definisi Kafir &
Syirik
        sekaligus. :-)

        Menarik sekali analogi nggak mau sekolah (= Syirik = menghamba
kepada
        hawa nafsu), dengan nggak lulus ujian (kadang kepleset menuruti
hawa
        nafsu).
        Jadi ketika kadang saya bertindak menuruti hawa nafsu jangan
sebut saya
        syirik donk... bener kan?

        Ya, udah kalau pengertian perbuatan syirik itu untuk orang yang
        menghamba kepada hawa nafsu dan bukannya perbuatan orang yang
kadang
        kepleset menuruti hawa nafsu maka saya akan terima pengertian
syirik
        yang begini ini..... Karena jelas-jelas di AlQuran syirik itu
tak
        terampuni.

        Dengan definisi yang diperketat begini barangkali bahkan sedikit
sekali
        orang yang bisa disebut syirik. Kebanyakan orang kan cuman
terpeleset
        saja (nggak lulus salah satu ujian) -- meski kadang keseringan
kepleset
        dari nggak keplesetnya maka tidak bakalan jatuh pada perbuatan
syirik
        kan? Jadi masih bisa minta ampun kan !!!

        >Wassalaamu 'alaikum wr. wb.

        
---------------------------------------------------------------------
        Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
        Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong):
[EMAIL PROTECTED]
        Dokumentasi Milis :
http://www.mail-archive.com/[email protected]
        Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)



        

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke