---------------------------- Forwarded with Changes ---------------------------
From: [EMAIL PROTECTED] at MIME
Date: 4/19/99 8:08PM
To: harry saptriono at JKT-NECSEI1
*To: [EMAIL PROTECTED] at MIME
*To: [EMAIL PROTECTED] at MIME
Subject: [Tasawuf] Re: [Sabil] Mesjid Istiqlal DI BOM
-------------------------------------------------------------------------------
     Saudara-saudara muslim yang saya cintai, dari lubuk hati saya sedih 
     kalau kita selalu disuruh mengorbankan jihad terhadap umat lain yang 
     sebenarnya belum tentu berbuat hal seperti ini (membom). Lewat media 
     ini saya ingin ingatkan bahwa kita tidak boleh dendam seperti kisah 
     Rasulullah SAW saat pergi ke Thaif dan dilempar batu. Rasullulah 
     mengajarkan kita bukan dengan dendam dan balas membalas. Tapi dengan 
     kasih sayang dan memberi pengertian. Insya Allah kita akan terbuka 
     hatinya. Justru dalam menghadapi hal ini kita perlu berjihad untuk 
     memerangi angkara murka dalam diri kita sendiri, seperti irihati, 
     sirik, dendam. Saudara-saudaraku ingatlah PEmilu sudah dekat ini hanya 
     provokasi agar suasana negara kita lebih kacau. Yang jelas jika kita 
     berjihad terhadap diri sendiri ini, semua hal yang tidak baik insya 
     Allah akan tidak terjadi. 


______________________________ Forward Header __________________________________
Subject: [Tasawuf] Re: [Sabil] Mesjid Istiqlal DI BOM
Author:  [EMAIL PROTECTED] at MIME
Date:    19/04/99 20:08


Maaf, Salah Ketik di Subjectnya ; Mesjid Istiqlal di BOM
     
Syafrianto wrote:
     
>
>                        Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>                   Masjid Istiqlal Sementara Ditutup
>                  Kapolda dan Gubernur Turun Ke Lokasi
>                                                  Masjid Istiqlal 
> Sementara Ditutup
>                                                  Reporter: Sigit 
> Widodo
>
>                                                  Setidaknya 21 ruangan 
> di lantai satu
>                                                  Masjid Istiqlal 
> Jakarta porak poranda digoncang oleh ledakan
>                                                  bom. Kapolda Metro 
> Jaya Mayjen Noegroho Jayusman dan
>                                                  Gubernur DKI, 
> Sutiyoso, Senin (19/04/1999) pukul 16.30
>                                                  langsung meninjau 
> lokasi peledakan. Istiqlal sementara ditutup
>                                                  untuk umum. 
>
>                                                  Kerusuhan akibat 
> ledakan bom di lantai 1 masjid Istiqlal cukup
>                                                  parah. Kaca-kaca 
> hancur dan berserakahan di lantai.
>                                                  Setidaknya 21 ruangan 
> dari 31 ruangan yang ada, mengalami
>                                                  kerusakan. Menurut 
> Mayjen Noegroho Jayusman, sebenarnya
>                                                  bom yang meledak itu 
> tidak terlalu besar. Namun, lantaran
>                                                  berada di ruang 
> tertutup, getaran bom tersebut mampu
>                                                  menghancurkan 
> kaca-kaca.
>
>                                                  Noegroho Jayusman 
> jelas-jelas menyesalkan dan mengutuk
>                                                  pelaku pengeboman 
> tersebut. Menurut Noegroho, pelaku
>                                                  pengeboman tersebut 
> sangat biadab. "Meledakan tempat biasa
>                                                  saja keji apalagi 
> meledakan masjid,"kata Noegroho.
>
>                                                  Noegroho juga 
> menghimbau agar masyarakat tetap waspada
>                                                  dan jangan terpancing 
> oleh isu-isu yang merupakan buntut dari
>                                                  pengeboman masjid 
> Istiqlal. "Hati-hati. Ini semua merupakan
>                                                  upaya untuk mengadu 
> domba umat beragama,"tandas Noegroho
>                                                  kepada wartawan. 
>
>                                                  Menurut Noegroho, 
> pelaku peledakan itu jelas-jelas dengan
>                                                  sengaja berupaya 
> untuk menghancur sendi-sendi kerukunan
>                                                  beragama. Pelaku, 
> kata dia, berusaha menghancurkan
>                                                  kerukunan serta 
> persatuan dan kesatuan bangsa yang selama ini
>                                                  terjalin dengan baik. 
>
>                                                  Untuk diketahui saja, 
> bom tersebut meledak di lantai 1 Masjid
>                                                  Istiqlal, tepatnya di 
> ruang nomor 26 yang menjadi sekretariat
>                                                  Badan Musyawarah 
> Organisasi Islam Wanita Indonesia. Bom itu
>                                                  meledak pada Senin 
> (19/04/1999) sekitar pukul 15.20 WIB.
>                                                  Nurhadi, Sekretaris 
> Umum Paguyuban Anak Jalanan Indonesia
>                                                  yang menjadi saksi 
> mata meledaknya bom tersebut menuturkan,
>                                                  ledakan bom itu cukup 
> keras.
>
>                                                  Seiring dengan 
> ledakan tersebut, menurut Nurhadi, terdengar
>                                                  pula suara-suara yang 
> datangnya dari kaca-kaca yang pecah
>                                                  berhamburan. "Suara 
> ledakan itu begitu mengoncang,"kata
>                                                  Nurhadi. 
>
>                                                  Polisi sendiri, 
> hingga pukul 17.00 WIB masih melakukan
>                                                  penyidikan. 
> Penyelidikan itu langsung dipimpin oleh Kapolda
>                                                  Metro Jaya. Puluhan 
> pasukan Gegana Polda Metro Jaya sudah
>                                                  diturunkan. 
> Sebelumnya, pada pukul 16.50 WIB, sebuah mobil
>                                                  dari Pusat 
> Laboratoriun Forensik Mabes Polri datang dengan
>                                                  membawa peralatan 
> penyelidikan.
>
>                                                  Hingga pukul 17.00 
> WIB, masjid Istiqlal untuk sementara
>                                                  ditutup untuk umum. 
> Pasukan PHH Kodam Jaya juga sudah
>                                                  didrop untuk 
> melakukan pengamanan. Masyarakat pun sudah
>                                                  mulai terlihat 
> berdatangan. Masyarakat memang masih diijinkan
>                                                  memasuki halaman 
> Masjid Istiqlal hingga sampai ke lapangan
>                                                  parkir. Masyarakat 
> untuk sementara, tidak diijinkan memasuki
>                                                  ke dalam masjid. 
> Police line warna kuning membentang di batas
>                                                  halaman parkir 
> membatasi masyarakat.
>
>                                                  Peledakan masjid 
> Istiqlal sendiri, nampaknya memperoleh
>                                                  perhatian yang cukup 
> serius dari aparat keamanan. Di samping
>                                                  Kapolda, di halaman 
> parkir terlihat 3 mobil dari perwira
>                                                  berpangkat Brigjen. 
> Sejauh ini identifikasi dua pelaku peledakan
>                                                  yang kabur masih 
> belum diketahui. Polisi sebagaimana dikatakan
>                                                  Kapolda, bertekad 
> untuk memburu dan menangkap pelaku
>                                                  peledakan tersebut. 
>
> Ini mohon jadi perhatian kita semua sebagai ummat Islam. sebab 
> ternyata masarakat lain sudah menyatakan perang secara terbuka 
> terhadap kita umat islam.
> Jihad sudah saatnya untuk disiapkan. 
>
> Wassalamu;alaikum Wr.WB.
> ----------------------------------------------------------------------- 
>       eGroups Spotlight: "Kosovo-Reports" - Direct reports from
>     Kosovo/Serbia/Yugoslavia. http://clickhere.egroups.com/click/5 
> eGroup home: http://www.eGroups.com/list/sabili
> Free Web-based e-mail groups by www.eGroups.com
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>From tasawuf-return-1260-harry_saptriono=jkt-necsei1.ccgw.nec.co.jp@indoglobal.
com
Return-Path: <tasawuf-return-1260-harry_saptriono=jkt-necsei1.ccgw.nec.co.jp@ind
oglobal.com>
Received: from mailsv3.nec.co.jp (mailsv3.nec.co.jp [10.7.68.92])
     by gmsjp201.gms.nec.co.jp (8.8.8+2.7Wbeta7/3.6W) with ESMTP id WAA04482
     for <[EMAIL PROTECTED]>; Mon, 19 Apr 1999 22:08:29
 +0900 (JST)
Received: from TYO9.gate.nec.co.jp (TYO9-le1 [192.168.1.201]) by mailsv3.nec.co.
jp (8.9.1a/3.7W-MAILSV3-NEC) with ESMTP
     id WAA01356 for <[EMAIL PROTECTED]>; Mon, 19 Apr 1
999 22:08:29 +0900 (JST)
Received: from merpati.indoglobal.com (IDENT:[EMAIL PROTECTED] [202.
146.0.241])
     by TYO9.gate.nec.co.jp (8.9.1a/3.7W99040718) with SMTP id WAA05711
     for <[EMAIL PROTECTED]>; Mon, 19 Apr 1999 22:08:00
 +0900 (JST)
Received: (qmail 11032 invoked by uid 508); 19 Apr 1999 13:12:46 -0000
Mailing-List: hubungi/contact [EMAIL PROTECTED]
Precedence: bulk
Reply-To: [EMAIL PROTECTED]
X-Provider: http://www.indoglobal.com
Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED]
Received: (qmail 11022 invoked from network); 19 Apr 1999 13:12:44 -0000
Message-ID: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 19 Apr 1999 20:08:56 +0700
From: Syafrianto <[EMAIL PROTECTED]>
X-Mailer: Mozilla 4.02 [en] (Win95; I)
MIME-Version: 1.0
To: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
CC: "[EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED]>
References: <[EMAIL PROTECTED]>
Content-Type: multipart/alternative; boundary="------------AD0EC5D9F79E91A247A87
6D7"
Subject: [Tasawuf] Re: [Sabil] Mesjid Istiqlal DI BOM
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)



Kirim email ke