Assalamu 'alaikum wr wb

Sangat berbeda dengan Al-Ghazali, Ibnu Rusyd adalah seorang filsuf yang
lebih mementignkan akal daripada perasaan (emosi dan sentimen). Segala
persoalan agama Islam baginya harus dipecahkan dengan kekuatan akal pikiran.
Ayat-ayat Alquran yang dipakainya menjadi dalil untuk menguatkan
pendapatnya, juga terdiri atas ayat-ayat yang erat hubungannya dengan akal
pikiran. Hingga soal-soal ketuhanan pun baginya harus dipecahkan secara
akali. 

Prestasi filsafat Ibnu Rusyd ini sebenarnya dapat kita anggap sebagai
klimaks atau kekuatan penutup dari kejayaan gelombang pemikiran filsafat
skolastik yang radikal rasionalistis di kalangan umat Islam yang sebelumnya
dipelopori oleh Al-Farabi dan Ibnu Sina. 

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang filsafat Ibnu Rusyd, ikutilah kuliah
filsafat yang insya Allah diselenggarakan pada:

Hari, tanggal   :  Kamis, 29 April 1999
Waktu           :  19.30 - 21.30
Tempat          :  Ruang Klinik, Masjid Al-Azhar
                   Jl. Sisingamangaraja, Kebayoran, Jakarta Selatan
Tema            :  Pengantar Filsafat Ibnu Rusyd
Pembicara       :  Dr. Mulyadi Kertanegara 
                   (Dosen Filsafat IAIN Jakarta dan Univ. Paramadina Mulya)
Kontribusi      :  Rp 15.000 (satu kali datang)
                   Rp 90.000 (paket, 8 kali pertemuan)

Wassalamu 'alaikum wr wb

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke