>Ketemu lagi dengan Mas Helmy...:-)
>
>| IMAN seorang manusia, apabila belum diminum, sehingga menjadi energi buat
>| melakukan amal shalih, maka belum berubah menjadi TAQWA. Padahal yang
>| dilihat oleh Allah adalah KETAQWAAN.
>
>Lalu mengapa di Qur'an ayat-ayat banyak yang ditujukan buat
>orang-orang yang berIMAN, dan bukan buat orang-orang yang berTAQWA?
>
>Mungkin ada pemahaman lain mengenai iman dan taqwa, yang saya
>sendiri juga nggak tahu :-(
>nb:
>taqwa=takut. iman=percaya. kenapa dibilang di hadits, bahwa
>"percaya" itu harus dibajui "takut"?
Iman itu baru potensial. Kinetisnya taqwa.
Karena itu iman harus dibajui taqwa.
Iman = Iman
Taqwa = Iman + amal + shalih (ayat seperti ini bertaburan dalam Al Qur'an)
Kenapa banyak ayat untuk orang beriman? Bukan untuk orang taqwa?
Silakan dilihat Al Qur'an. Bagaimana perbedaan "hal" yang Allah tujukan
kepada keimanan dengan ketaqwaan.
Wallahu'alam
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)