Mengenal Manusia-3

Supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosa yang telah lalu dan
yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu
kepada jalan yang lurus (QS. Al Fath : 2)

1. Yang diberi nikmat

Orang yang diberi nikmat adalah golongan : 
+ Para Nabi
+ Para Shiddiqin
+ Para Syuhada
+ Para Solihin 

... orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi, para
shiddiiqiin, orang-syuhada dan shalihin. Dan mereka itulah teman yang
sebaik-baiknya. (QS. An-Nisaa : 69)
Merekalah orang-orang yang dituntun Allah SWT menempuh Shiraatal Mustaqiim. 
Dan merekalah orang-orang  mendapat nikmat-Nya.

2. Yang dimurkai

Orang-orang yang musyrik, kafir kepada Allah : 
+ Mendustakan kebenaran. 
+ Memerangi agama Allah. 
+ Membuat kerusakan di muka bumi.

3. Orang yang sesat

Orang yang secara sadar atau tidak sadar hidupnya telah bergeser/
menyimpang dari Shiraatal Mustaqiim (tidak mengerti jalan beserta
rambu-rambunya). 

Hal ini terjadi akibat : "Kehilangan diri sendiri", maka seseorang tersesat
tidak memperoleh petunjuk Allah (tidak dibimbing Allah SWT). 

Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah
menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri.Mereka itulah orang-orang
yang fasik. (QS. Al Hasyr : 19)

Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik, (QS. Al
Baqarah : 26)

Atau kalaupun turun petunjuk Allah SWT, keakuan (kegandaan) dan hawa
nafsunya sudah terlampau membutakan hatinya untuk dapat memahami
petunjuk-petunjuk-Nya. Karena memperturutkan hawa nafsu (termasuk hawa
nafsu dalam beragamanya), maka Allah SWT membiarkan tersesat (tidak
dibimbing dengan petunjuk-petunjuk).

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
Ilahnya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya? atau apakah
kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami.Mereka itu
tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat
jalannya dari binatang ternak itu). (QS. Al Furqaan : 43-44) 

Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat
dahulunya dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka
tersesat dari jalan yang lurus. (QS. Al Ma�idaah : 77)

Dan siapakah yang lebih sesat dari pada orang yang mengikuti hawa nafsunya
dengan tidak mendapat petunjuk dari Allah sedikitpun. (QS. Al Qashash : 50)

Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
ilahnya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya (QS.
Al-Jaatsiyah : 23)

Padahal apabila seorang manusia dalam berjalan di muka bumi ini tanpa
bimbingan petunjuk Allah SWT, maka akan tersesatlah ia dari jalan yang lurus.

Lihatlah apa yang dikatakan Nabi Allah Ibrahim A.S dalam ayat dibawah ini:

"... Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk maka pastilah aku
termasuk orang-orang yang tersesat." (QS Al An�aam : 77)

Ketersesatan yang terus menerus, tanpa disadari dapat menggelincirkan
dirinya kedalam golongan orang yang dimurkai Allah SWT. 

Marilah kita melihat ke dalam. Apakah kita termasuk kedalam golongan yang
diberi nikmat oleh Allah dengan dibimbing oleh petunjuk-Nya melalui hati
kita untuk berjalan di shiraatal mustaqiim ? Atau mungkin kita termasuk
kedalam golongan yang sesat karena kita masih mengikuti hawa nafsu kita
(dalam beragama sekalipun). 

Atau bahkan kita termasuk golongan yang dimurkai Allah, karena selalu
mengingkari kebenaran, selalu menghambakan diri kita kepada harta, jabatan,
atau sembahan lain selain Allah?. (ISA)

Daftar Pustaka:
1. Al Qur�an dan Tarjamah, Depag RI, 1984
2. Hadits Qudsi, CV Toha Putra Semarang,1982
3. Hadits-Hadits Pilihan Shahih Muslim, Penerbit Husaini Bandung
4. Riyadhus Shalihin, Imam Nawani, Pustaka Amani Jakarta 1996
5. Al Islam, Said Hawwa, Al Islahy Press, 1988
6. Ihya� Ulumuddin, Imam Al Ghazaly, CV Faizan, 1989
7. Taubat, Akbar Sutisna, Jakarta 1997
8. Mengenal Manusia, Z. A. Jamaluddin, Bandung 1993

-Selesai-
Dikutip dari Jurnal Kajian Islam Salam 
Diterbitkan oleh Forum Kajian Islam As-Salam 
Jl. AP Pettarani E19/12 Ujungpandang 90222 ([EMAIL PROTECTED])


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke