Assalamualaikum ww,
Melengkapi uraian Mbak Dwi dan Mas Rumadi, .......boleh kan.
Zikir yang tidak terputus.
Zikir yang saya maksud disini adalah zikir orang awam.
Kalau dilihat dari makna kata zikir adalah ingat atau mengingat, maka
zikirullah adalah mengingat Allah dalam konteks yang lebih dalam lagi.
Atas dasar asumsi diatas maka zikir itu memungkinkan dikelompok dalam
dua kelompok besar yaitu zikir fikir dan zikir non fikir.
Zikir fikir adalah zikir ilmiawan (ulilalbab) dalam menguak rahasia alam
ini untuk mengagungkan ke-Esa-an Nya.
Zikir non fikir adalah beramal/ berbuat yang bermuara kepada meng Esa
kan Allah. Inilah salah satu kelebihan ulilalbab (yang banyak
didengungkan dalam Al-Qur'an) bahwa ulilalbab itu dapat melakukan kedua
zikir tersebut secara bersamaan.
Zikir non-fikir dapat dikelompokkan kedalam dua kelompok lagi yakni
zikir-khusus dan zikir-umum.
Zikir khusus ini dilakukan dengan tatacara khusus, dengan asma Allah
yang khusus ditempat khusus pada waktu yang khusus pula. Ini biasanya
dilakoni oleh para kiyai, ulama, orang-orang yang tergerak untuk itu.
Zikir khusus ini akan lebih afdhol lagi kalau dimunculkan dari hati
nurani yang kudus, dilapadz dengan bibir yang suci dan direalisasikan
melalui amal-perbuatan yang diridhoi Allah.
Zikir umum dilakukan tanpa ke khususan. Untuk hamba-Allah yang ngelakoni
zikir khusus dapat melakukan zikir-umum. Maka pelaku zikir-khususpun
memiliki keunggulan pula untuk memungkinkan melakukan dua zikir
non-fikir sekaligus.
Zikir-umum ini adalah zikir yang timbul sewaktu hamba Allah melakukan
suatu kegiatan yang dimulai dengan Nama-Allah. Zikir dapat dilakukan
oleh siapa saja tanpa kecuali dengan satu syarat yaitu muslim.
Bila dicermati sejak berangkat menuju peraduan sampai menuju peraduan
malam berikutnya adalah zikir. Inilah yang maksud dengan ZIKIR YANG
TIDAK TERPUTUS. Mudah-mudahan setuju akan pemikiran ini.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa :
1. Seluruh muslim ini tidak pernah terlepas dari zikir asal dia memulai
sesuatu selalu ingat Allah dan atas nama Allah.
2. Hamba-Allah yang paling beruntung adalah ulilalbab yang melakukan
3-zikir sekaligus.
Semoga ulilalbab mendapat rahmat dan bimbingan dariNya.
Wassalam ww,
SKK
dwi irwanti wrote:
>
> Assalamualaikum...
> Pak Rum..TP(tebar pesona)...cie..rasanya enggak afdol ya...kalau enggak ada
> ayat Al-Qur'annya... boleh khan..ditambahi dengan ayat-ayat yang berhubungan
> dengan dzikir.
>
> Bismillahir rahmaan nir rahiim
> KEHARUSAN MENGINGAT ALLAH : surah Al-Ahzab (33) ayat 41-43.
>
> Ayat 41 : Yaa ayyuhalladziina aamanuudz kumullahi dzikran katsiiran.
> Hai, orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah,
> zikir yang sebanyak-banyaknya.
>
> ayat 42 : Wa sabbihuhu bukrataw wa ashiila.
> Dan bertasbihlah kepadanya di waktu pagi dan petang.
>
> ayat 43 : Huwalladzii yushallii 'alaikum wa malaaikatuhuu liyukhrijakum
> minazh zhulumaati ilan nuur.
> Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan
> untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang
> terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
>
> HIKMAH ZIKIR
> Surah al Baqarah (2) ayat 112 :
> Balaa man aslama wajhahuu lillahi wahuwa muhsinun falahuu ajruhuu
> 'indarabbihii walaa khaufun 'alaihim walaahum yahzanuun.
> (Tidak demikian) bahkan barang siapa yang menyerahkan diri kepada Allah,
> sedang ia berbuat kebajikan, maka baginya pahala pada sisi Tuhannya dan
> tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih
> hati.
>
> TEKNIK BERZIKIR
> Surah Al 'Araf (7) ayat 205 :
> Wadzkur rabbaka fii nafsika tadharru'an wa khiifatan waduunal jahri minal
> qauli bil ghuduwwi wal ashali walaa takum minal ghaafiliin.
> Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa
> takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, diwaktu pagi dan petang, dan
> janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.
>
> Surah Ali Imran (3) ayat 191 :
> Alladziina yadzkuruunallahi qiyaaman wa qu'uudan wa 'alaa junuubihim wa
> yatafakkaruuna fii khalqis samaawaati wal ardh, rabbanaa maa khalaqta haajaa
> baathilan subhaanaka faqinaa 'adzaa bannar.
> (Yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau
> dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan
> bumi (seraya berkata) : "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini
> dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
>
> PENGERTIAN DZIKIR :
> dari segi bahasa (menurut pak Asep Usman Ismail pada acara Tafakuh Fiddin
> Tk. Dasar) adalah :
> 1. Mengingat kebesaran Allah
> 2. Menyebut nama Allah
> 3. Merefleksikan nikmat yang diberikan Allah.
>
> Zikir adalah cara umat untuk lebih bertakwa dan tawadhu yaitu usaha untuk
> menjaga dan memelihara hubungan baik dengan Allah.
>
> Cukup dech ..sekian dulu ..udah mentok nich pengetahuannya sampai disini
> dulu.
> Mohon maaf dan koreksi apabila ada yang salah.
> Yang benar datangnya dari Allah, yang salah datangnya dari diri saya sendiri
> yg khilaf.
> Jazakumullah khairan katsiira.
> Wassalam
> ---I2N---
>
> >From: RUMADI HARTAWAN <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: "_YISC (milis)" <[EMAIL PROTECTED]>
> >CC: _Tasawuf <[EMAIL PROTECTED]>
> >Subject: [yisc_al-azhar] zikir
> >Date: Tue, 4 May 1999 13:35:07 +0700
> >
> >wahai bani adam! ingat(zikir) kepadaku satu saat sesudah terbit fajar
> >dan sesudah ashar, pasti akan ku jaga, ku cukupkan keperluanmu diantara
> >kedua waktu itu.
> >(HQR. Muslim)
> >
> >apabila hamba ku mendekat kepadaku satu jengkal, aku akan mendekat
> >kepadanya satu hasta, dan apabila ia mendekat kepada ku satu hasta, aku
> >akan mendekat kepadanya satu depa, dan apabila ia datang kepadaku
> >berjalan kaki, maka aku mendatanginya dengan segera.
> >(HQR. Bukhari)
> >
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)