[Ajidjoko wrote]:

>assalamu'alaikum wr wb

>kita semua mengetahui bahwa benda phisik dialam ini dapat digambarkan
>secara tiga dimensi, tetapi ahli-ahli pikir yg tingkatannya sudah level
>advance merumuskan ada dimensi-dimensi lain selain tiga dimensi
>tersebut...............

>mohon penjelasan utk yg tingkat tasawuf-nya sudah diatas..

>wassalamu'alaikum wr wb


Bismilahirrahmanirrahiim,
Assalamu'alaikum wr wb,

Mas Aji, saya menulis ini tidak ada kaitannya dengan tingkatan
tasawuf yang anda maksud. Terlepas saya masih TK atau TK nol kecil
saya hanya ingin menyampaikan sedikit pendapat.

Tentang bentuk, mungkin ada hubungannya dengan Sifat Allah
'Al-Wujud' dan 'Al-Mushawwir' yakni Ada dan Maha Membentuk.


TENTANG ADA
-----------
Tentang 'ada' saya sendiri masih sangat susah untuk merumuskan
dengan perkataan, sebagaimana yang pernah saya tanyakan kepada
pak Syariefuddin Algadri.

Untuk sementara, pengertian saya tentang ada itu adalah segala
sesuatu yang NYATA dalam hati. Salah satu pertanda bahwa kita
mengenal sesuatu dalam hati itu NYATA, apabila kita tidak
mempunyai pertanyaan lagi tentang adanya.

Contoh:
Kalau didepan kita ada meja, dan di atas meja itu ada rokok tentu
kita tidak akan tanya lagi, Apakah ini rokok?


TENTANG BENTUK/DIMENSI
----------------------
Saya tidak menyangkal bahwa gunung itu ada, menjulang tinggi
demikian pula tembok, pohon dan aneka bentuk yang lain.

Namun bentuk itu menurut pendapat saya hanya sekumpulan partikel
yang tersusun dan membentuk suatu energi.

Bentuk ini bersifat relatif tergantung dari besarnya energi pada
benda tersebut.

Sebagai contoh:
Sebuah tembok yang tebal dan kokoh, siapapun akan setuju bahwa
ia termasuk benda padat dan bersifat membatas.
Tapi dengan ijin Allah, saya mampu melaluinya tanpa ada halangan
bahwa itu tembok. Persis kalau anda pernah melihat tayangan
di TV cerita Tuyul dan mbak Yul, si Tuyul keluar masuk pintu
atau tembok seperti tidak ada halangan saja.

Itu bukan kayalan tapi itu logic. Pada dasarnya hanya perbandingan
kekuatan energi pada benda-benda tersebut.

Sebagaimana kalau kita berjalan, bukankah kita juga merobek
atau bertabrakan dng udara dan berbagai gelombang di depan kita?
Hanya kita tidak melihatnya saja.

Segala yang ada di jagad raya ini mirip-mirip sesuatu yang melayang
dan bergerombol-bergerombol menurut sifat/jenisnya dan menjalin
suatu ikatan lalu menjadi suatu komunitas dari benda tersebut.
Tentang  jumlahnya hanya Allah yang tahu.

Dengan ilustrasi ini saya tidak menjawab pertanyaan ada, tapi
mungkin anda akan mempunyai gambaran baru tentang sebuah benda
atau bentuk.


Kurang lebih mohon maaf,
Wassalamu'alaikum wr wb,
Wargino




---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke