>  
> 
> 
> >From: [EMAIL PROTECTED]
> >Assalamu a'laikum Wr. Wb.
> >
> >MEMAHAMI SECARA GARIS BESAR
> >JASMANI   DAN   ROHANI  MANUSIA
> >
> >
> >
> >Pada dasarnya tubuh manusia itu dengan semua perangkat-perangkat
> >yang ada didalamnya, adalah sebuah benda materi yang MATI, dalam
> >artian : tidak dapat bergerak, tak dapat tumbuh, tak dapat melihat, tak
> >dapat mendengar, tidak dapat merasa, tidak dapat berfikir, tidak ada
> >nafsu, tidak dapat mencium, karena asalnya dari sesuatu bahan yang
> >berasal dari benda yaitu tanah.
> >Unsur ROHANI - lah yang dapat menyebabkan tubuh manusia itu hidup,
> >bisa bergerak dan berjalan, mempunyai Jiwa, Akal, Hati dan Nafsu, dapat
> >melihat, mendengar, mencium, merasakan sesuatu, dan lain2 sebagainya.
> >
> >Hal ini tidak dapat dibantah dan dipungkiri sebab telah banyak nasehat
> >dan bukti yang diabadikan ALLAH dimuka bumi sebagai bahan ujian bagi
> >orang orang yang berfikir, yaitu KEMATIAN.
> >
> >Cobalah kita perhatikan JASAD MANUSIA yang terbujur kaku, mati, di
> >tinggalkan ROHANI-nya beberapa saat. Tubuh itu yang masih lengkap
> >dengan organ2 tubuh, mulai dari ujung kaki sampai keujung rambut, semua
> >nya masih utuh, alat2 panca indera masih ada semua.
> >Masih mempunyai mulut tetapi tidak sanggup lagi berbicara, berpidato,
> >berazan, berteriak, seperti beberapa saat yang lalu.
> >Masih mempunyai mata yang terbuka, tetapi tidak bisa lagi berkedip.
> >tak dapat melihat, bahkan air matanya pun langsung kering, biarpun mata
> >dicubit tubuh itu tidak lagi merasakan sakit atau perih.
> >Masih mempunyai telinga, tetapi tidak dapat lagi mendengar nasehat,
> >pesan2, bahkan dipotongpun telinganya,  jasad itu hanya diam saja.
> >
> 
> Assalamu'alaikum wr wb,
> 
> Pak Nading saya tanya sedikit:
> 
> Hidup itu apa?
> 
        Kalau soal hidup ini dibahas, maka sangatlah panjang penjabarannya,
        dan hal ini nanti akan dibahas tersendiri, dan akan lebih baik jika
para
        milis lain dapat membantu mebagi-bagi ilmu pengetahuan untuknya.

> Apakah manusia tumbuh-tumbuhan dan hewan itu juga tidak hidup?
> 
Memang di dunia ini ada tiga macam tingkat kehidupan yaitu ;
1- Hayat Nabaty--Anima Vegetativa
2- Hayat Hewani : Anima sensitiva
3- Hayat Insani : Anima Intellectiva.

Dan yang dibahas diatas adalah tentang Hayat Insani

Khusus untuk asal penciptaan manusia, ALLAH telah menjelaskan dalam
Al Qur'an tentang dari materi atau benda apa mula2 manusia itu diciptakan,
yang kesemuanya itu adalah dari benda mati.
Allah juga telah menunjukkan kepada manusia bahwa ada tahapan2 yang
dilalui dalam penciptaan manusia pertama (Adam as) antara lain :

* Tahapan pertama :
- Allah memulai penciptaan manusia (Adam) dari tanah (QS:As-Sajdah, 7)
- Berupa tanah liat yang kering (QS:Ash-Shaffaat, 11)
- Seperti tembikar (QS:Ar-Rahmaan, 14)
- Yang berasal dari lumpur hitam, kemudian diberi bentuk (QS:Al-Hijr,28)
- Lalu Allah berfirman :"Jadilah seorang manusia, maka jadilah dia"
  (QS: Ali-Imran, 59).
  Maka terbentuklah manusia secara material plus seperangkat pembawaan
  nya yang bersifat kebumian dan keduniaan. (Jasmani)

* Tahapan kedua :
- Dan ditiupkan Ruh Ciptaan ALLAH kepadanya (QS:Al-Hijr, 29).
  dan terbentuklah manusia dari  unsur spiritual yang bersifat kelangitan
  dan keakheratan, melengkapi bagian tubuh Jasmaninya.

Jadi jelas bagi kita bagian tubuh yang mana tadinya benda mati, dan bagian
tubuh yang mana yang menghidupi dan tidak dapat mati.

** Hayat Nabaty :
Yaitu suatu kehidupan yang Allah ciptakan berlaku hanya untuk alam tum
buh-tunbuhan, satu macam hidup yang hanya sanggup bertumbuh dan
berkembang biak.

** Hayat Hewani :
Yaitu suatu kehidupan yang Allah ciptakan hanya berlaku untuk alam bina
tang, yaitu suatu macam hidup yang hanya sanggup bertumbuh dan ber
kembang biak, dan merasa dengan perasaan yang  hanya bersifat instinct.
(hanya merasa haus lapar dan sakit, bila dicaci, dimarah, dihujat mereka
tetap tidak memberikan reaksi, karena tidak dapat memahami.
  
> Bagaimana kalau orang yang dibius atau sedang koma, orang yang
> demikian itu di cubit juga tidak merasa, di tanya juga tidak
> menjawab. Matikah mereka?
> 
Disini juga saya bertanya : Apakah orang yang dibius itu masih bernafas
atau tidak..?
Kenyataan yang kita lihat bahwa orang yang sedang terbius/dibius, adalah
tetap masih bernafas, dengan kata lain berarti dia masih bernyawa atau
masih mempunyai Ruh yang membuat tubuh itu hidup.
Memang tidak merasa karena yang dihilangkan hanya sementara, adalah
fungsi syaraf-nya saja dimana pusat kendalinya berada di cel otak.
Mati rasa tersebut bisa secara lokal saja (setempat) dan orangnya tetap
sadar, dan ada secara general (bius total) dimana seluruh tubuh yang di
hilangkan rasa sakit (secara jasmani) dan orangnya dibuat tidur. 

> Orang yang sedang tidur, juga tidak bisa mendengar, mencium dan
> merasa dengan baik. Mati atau hidup?
> 
Orang tidur kan masih bernafas,..apakah ada orang mati masih bernafas.? 

> Di saat seseorang 'meninggalkan' tubuhnya untuk menyaksikan keagungan
> Allah di alam lain, tubuh itu mati atau hidup?
> 
Jika yang dimaksud adalah peristiwa Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad saw,
ada ulama yang menafsirkan bahwa yang diperjalankan Allah itu adalah
tubuh jasmani dan rohani beliau, dan ada pula yang menafsirkan yang di
perjalankan itu hanya Rohani nya saja, dan jika salah satunya yang terjadi
maka buktinya tubuh Rasulullah masih hidup, setelah kembali dari perjalan
an Isra' dan Mi'saj tsb. hal tsb berlaku dengan segala kekuasaan Allah saja

> Kalau langit, bumi dan gunung-gunung itu mati, apakah maksud
> firman Allah berikut:
> "Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat kepada langit, bumi dan 
> gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka 
> khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. 
> Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh, (QS. 33:72)"
> 
Jika saya tidak salah, tafsiran ayat tersebut sudah dibahas oleh milis
lainnya
beberapa minggu yang lalu

> Apa pula maksud ayat ini :
> 
> "Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan 
> mereka dan memberi kesaksian kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka 
> usahakan. (QS. 36:65)"
> 
Ayat ayat QS tersebut menjelaskan kepada manusia yang berkaitan dengan
hari QIAMAT BESAR, dimana pada peristiwa Qiamat yang dijelaskan dalam
Al-Qur'an adalah terdiri dari beberapa periode yaitu :

-Periode Peralihan, yaitu dimulai pada peristiwa hari qiamat, dan kematian
 total bagi seluruh mahluk yang bernyawa, atau para ulama menafsirkan
peralihan penggantian alam dunia dengan alam akherat.
 Menurut para ulama periode ini berlangsung selama 40 tahun

-Periode Kebangkitan : Yaitu semua mahluk hidup termasuk  manusia
 jin, iblis, dan malaikat yang sudah mati, dibangkitkan kembali seperti 
 semula lengkap dengan tubuh jasmaninya dan rohaninya, yang disebut
 hari kebangkitan dan kegemparan total,  juga  berlangsung  40 tahun 
 lamanya.

-Periode Penghisaban : yaitu suatu periode setelah dibangkitkan, semua
 manusia, jin, iblis tanpa kecuali akan mempertanggung jawabkan segala
 amal perbuatan mulai dari yang sekecil-kecilnya sampai pada perbuatan
 atau masaalah yang sebesar besarnya dihadapan pengadilan ALLAH, 
 ketika hidup di alam dunia.

-Periode Pembalasan: Yaitu periode sesudah penghisaban dimana semua
 manusia, jin, dan Iblis, akan mendapat pembalasan semua hasil perbuatan
 nya  yang baik maupun perbuatan  yang buruk ketika masih didunia.

> Kurang lebih mohon maaf,
> Wassalamu'alaikum wr wb,
> BU
> 
> 
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
> 
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
> 
> 
> 
> 
> 

---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke