Assalamu 'alaikum Wr. Wb.

Kita semua yang terlahir di Alam Dunia ini bak seorang musafir yang berjalan
dan berjalan menuju pada suatu tempat yang pasti yaitu kampung Akherat,
selama bertahun-tahun dimulai dari sejak tanggal dan hari dilahirkan sampai
pada batas waktu hidup yang telah ditentukan.  
Seperti kata sebuah kiasan " Jauh berjalan banyak dilihat, lama hidup banyak
dirasa",
sepanjang perjalanan banyak sudah aral yang dilalui, dan sebanyak itu pula
pengalaman dan pengetahuan serta berbagai ilmu yang sudah tersimpul terekam
didalam ingatan.
Ternyata jalan menuju kampung akherat tidak semudah yang dibayangkan,
disamping
memerlukan perbekalan yang banyak dan mantap, jalur yang dilalui penuh
tantangan, untunglah dikiri kanan jalan sudah terpampang rambu-rambu lalu
lintas sebagai pedoman agar perjalanan tidak tersesat.

Dibaratkan seseorang pejalan dari alam dunia menuju ke alam akherat, seperti
seorang
peterjun payung : segala persiapan sebelum terjun payung yang menyangkut
keselamatan  diri, telah dipersiapkan dengan matang didalam perut pesawat
oleh sang
instruktur, detik-detik yang mendebarkan adalah ketika pintu pesawat dibuka,
tanda
bahwa seorang peterjun harus segera melompat keluar dari pesawat, begitu
melompat
keluar maka segala-galanya hanya tinggal bergantung kepada kesigapan dan
kegesitan sipeterjun, bagai mana cara membuka parasut dan bagai mana cara
mendarat yang aman. Selama dalam perjalanan melayang layang diudarah dalam
kecepatan yang tinggi, ada hal yang sangat tidak mungkin dilakukan oleh
seorang peterjun yaitu ; begitu lompat keluar dari pesawat terbang, maka
tidak akan pernah bisa lagi kembali kepesawat, bila
mana menemui kesulitan diperjalanan, mau tidak mau, suka tidak suka,  tubuh
peterjun itu tetap saja meluncur dengan kecepatan tinggi menuju kebawa
ketempat pendaratan, 
dan kini segala sesuatunya  hanya tergantung pada usaha sipeterjun tadi,
bagai mana
mengendalikan dirinya yang hanya bergantung kepada sehelai parasut, supaya
tiba dengan selamat ditempat yang dituju, namun terkadang parasut tidak
dapat dikembang
kan sehingga tubuh sipeterjun jatuh dan remuk menghujam kebumi.

Wallahu a'lam 
Wassalamu 'alaikum  Wr.Wb,
H.Nading. 



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke