Assalamu'alaikum wr wb, Sholawat tidak mesti hanya dikenang disaat bulan Maulud saja, namun akan lebih baik kalau kita senantiasa besenandung sholawat kepada guru kita, penghulu kita, sang rembulan purnama yang sempurna menerangi gelapnya hati kita. Dialah hamba terbaik sepanjang masa. Saya mengajak rekan-rekan untuk mengingat kembali fadlilah-fadlilah sholawat untuk menumbuhkan benih-benih cinta kita kepada Baginda saw. Berikut ini saya mencoba menukil beberapa kisah para perindu yang senantiasa 'on air' alias bersholawat dengan yang dirindunya. Semoga rekan-rekan yang lain dapat saling melengkapi. Wassalamu'alaikum wr wb, Wargino HANYA MENGUBUR KAIN KAFAN ------------------------- Pada masa pemerintahan Khalofah Umar, hidup seorang kaya-raya berkelakuan buruk. Tetapi rajin bershalawat untuk Nabi, tidak meninggalkan walau sesaat. Mendekati hari wafatnya, wajahnya berubah manjadi jelek dan hitam. Memasuki saat sakaratul mautnya, Ia memanggili Rasulullah: "Hai Abal Qasim, AKu cinta padamu, Cinta selalu membaca sholawat untukmu selalu" Belum lama ia mengucapkan kata-katanya, tiba-tiba turunlah seekor burung dari langit mengusap wajahnya dengan sayapnya. Seketika berubahlah wajah orang itu menjadi putih bersih, dan tersebar diseluruh ruangan itu bau harum kesturi. Sewaktu di kubur, ketika mayatnya diletakkan di dalam lahat terdengar suara dari langit:"Sesungguhnya yang kamu kubur itu hanyalah kain kafannya sedang jasadnya telah diangkat oleh sholawat-sholawatnya dari dalam kuburnya dan diletakkan di surga. Malam harinya orang itu terlilhat dalam mimpi seakan-akan berjalan di angkasa antara langit dan bumi seraya membaca Al-Ahzab:56 "Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bershalawat untuk nabi Hai orang-orang yang beriman bersholawatlah kamu untuk nabi dan ucapkan salam kehormatan kepadanya" (Mau'idah) ______________________________________________________ Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com --------------------------------------------------------------------- Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED] Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected] Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
