Assalaamu 'alaikum wr. wb.

Keadaan semacam ini biasa-biasa saja karena setiap orang mengalami; yang
istimewa adalah Mas Ali menyadari hal itu terjadi pada dirinya tanpa
diperingatkan orang lain. Ini merupakan pertanda bagus. Maqam jiwa
meningkat, menuntut improvisasi pelaksanaan beribadah.  Timbul tantangan
baru. Botol sudah 'kosong' dan menuntut diisi.  Bolehlah sekarang diisi
dengan keikhlasan dalam menjalankan ibadah, tanpa menuntut balasan
apapun termasuk kepuasan atau kenikmatan dalam melakukannya.

Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
RS

-----Original Message-----
From: Ali Abidin <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 28 Juli 1999 12:10


>Bagaimana cara mengatasi rasa tawar dalam beribadah? Sudah beberapa
lama ini
>saya merasa sangat tawar dalam beribadah. Tidak ada kenikmatan. Rasa
>terpaksa dll....



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke