Daftar berita terlampir:
* Jamur Tiram untuk Antikolesterol
* Tahukah Anda Manfaat Kulit Buah Mahoni
* Manggis Hutan untuk Obat AIDS
* Potensi Andaliman sebagai Antioksidan Alami
* Limbah Kelapa Sawit untuk Pakan Ternak
* Tepung Asam Amino dari Cacing Tanah


Kliping tematik lainnya dapat diperoleh di
http://www.terranet.or.id/terramilis.php
http://www.terranet.or.id/berita.php

TerraNet: Portal Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan
http://www.terranet.or.id
================================================================



Jamur Tiram untuk Antikolesterol
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4865
Khasiat jamur bagi kesehatan tubuh memang terbukti. Selain mengandung berbagai macam 
asam amino essensial, lemak, mineral, dan vitamin, juga terdapat zat penting yang 
berpengaruh terhadap aspek medis.Sejak berabad-abad lalu, jamur sudah menjadi makanan 
istimewa sehingga banyak orang menjadi penggemar.

Sudah turun-temurun masyarakat Jepang dan Cina melengkapi menu dengan jamur. Bukan 
saja kelezatan rasa, tetapi juga tinggi nilai gizinya. Orang Yunani kuno percaya, 
makan jamur menyebabkan seseorang menjadi lebih kuat dan sehat. Hasilnya mereka lebih 
kuat, berani dan perkasa. Firaun, Raja Mesir yang terkenal sangat keji, penghobi berat 
makan jamur. Saking istimewanya, raja itu menyebut jamur sebagai makanan para dewa.
(Kompas, 2002-08-30)



Tahukah Anda Manfaat Kulit Buah Mahoni
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4875
Mahoni merupakan salah satu tanaman hutan yang banyak dikembangkan di hutan tanaman, 
khususnya di Jawa. Ada mahoni berdaun kecil (Swietenia mahagoni Jacg.) dan mahoni 
berdaun besar (Swietenia macrophylla King). Keduanya termasuk dalam famili Meliaceae.

Mahoni berdaun besar (S. macrophylla) dapat tumbuh baik pada lahan dengan ketinggian 
bervariasi antara 0-1.000 meter di atas permukaan laut dengan curah hujan 1.600-4.000 
mm per tahun dan tipe iklim A sampai D. Pada umumnya mahoni senang pada tanah yang 
bersolum dalam. Jenis ini juga masih bisa bertahan pada tanah yang sewaktu-waktu 
tergenang air.
(Kompas, 2002-08-30)



Manggis Hutan untuk Obat AIDS
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4862
Pohon manggis hutan yang terakhir ditemukan di Serawak, Malaysia Timur, ternyata 
berguna sebagai bahan baku obat penyakit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). 
Pohon itu banyak terdapat di pedalaman Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya di 
wilayah kabupaten Barito Utara (Barut).

Hal itu dikemukakan Bupati Barut Ir Badaruddin ketika dikonfirmasi Pembaruan di 
Palangkaraya, pekan lalu. Badaruddin mengatakan, pohon manggis hutan sebagai bahan 
obat penyakit AIDS akan diidentifikasi dengan uji laboratorium.
(Suara Pembaruan, 2002-08-27)



Potensi Andaliman sebagai Antioksidan Alami
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4844
Indonesia adalah salah satu negara yang kaya akan sumber daya tanaman rempah-rempah. 
Begitu eksotiknya rempah Nusantara, perusahaan persatuan dagang Belanda untuk Hindia 
Timur atau VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) sekitar 400 tahun lampau datang 
untuk menguasainya. Namun, setelah kita lepas dari tangan penjajah, kekayaan ini belum 
sepenuhnya digali dan hanya mengandalkan komoditas primer. Industri pengolahan rempah 
tidak berkembang sebab petani dan pelaku usaha kurang memahami kebutuhan pasar ekspor 
yang menginginkan produk siap pakai yang telah diolah.

Salah satu jenis rempah yang pemanfaatannya hingga sekarang masih sebatas komoditas 
primer adalah andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC ). Di Indonesia, tumbuhan rempah 
yang satu ini hanya terdapat di Kabupaten Toba Samosir dan Tapanuli Utara, Sumatera 
Utara, pada daerah berketinggian 1.500 m dpl. Selain di Sumatera Utara, andaliman yang 
masuk dalam famili Rutacea (keluarga jeruk-jerukan) terdapat di India, RRC, dan Tibet. 
Bentuknya mirip lada (merica) bulat kecil, berwarna hijau, tetapi jika sudah kering, 
agak kehitaman (lihat gambar). Bila digigit tercium aroma minyak atsiri yang wangi 
dengan rasa yang khas-getir-sehingga merangsang produksi air liur.

(Kompas, 2002-08-26)



Limbah Kelapa Sawit untuk Pakan Ternak
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4870
Jangan bicara harga paha ayam murah di pedalaman Kalimantan. Pulau yang kaya dengan 
sumber daya alam tersebut nyatanya mengalami defisit dalam hal protein hewani. Kecuali 
ikan air tawar, agak susah mendapatkan daging ayam broiler di pedalaman Kalimantan.

Kondisi tersebut mendorong para peneliti di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian 
(BPTP) Kalimantan Tengah untuk mencari terobosan baru. Menurut Ermin Widjaja, peneliti 
di BPTP Kalteng, harga pakan yang mahal adalah alasan utama enggannya masyarakat 
beternak ayam. Akibatnya, daging ayam hanya bisa dijumpai di kota-kota besar saja, 
ujar Ermin.
(Suara Pembaruan, 2002-08-25)



Tepung Asam Amino dari Cacing Tanah
http://www.terranet.or.id/goto_berita.php?id=4873
Anda merasa geli atau bahkan jijik bila melihat atau memegang cacing? Perasaan seperti 
itu agaknya harus dihapus. Cacing tanah, kendati penampilannya basah-basah kotor dan 
menimbulkan rasa tidak enak, ternyata termasuk makhluk hidup yang memberikan banyak 
manfaat bagi manusia.

Multimanfaat cacing tanah seperti dikaji Balai Pengkajian Bioteknologi (BPB) Badan 
Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Serpong, Tangerang, Banten, antara lain 
menyuburkan lahan pertanian, meningkatkan daya serap air permukaan, memperbaiki dan 
mempertahankan struktur tanah, meningkatkan manfaat limbah bahan organik, bahan 
makanan ikan hias juga ikan kolam, pakan ternak, dan umpan memancing ikan.
(Suara Pembaruan, 2002-08-25)



_______________________________________________
Teknologi mailing list
[EMAIL PROTECTED]
http://lists.lead.or.id/mailman/listinfo/teknologi

Kirim email ke