On Sat, 16 Oct 2004 00:39:29 +0900, baskara <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 1. kamera harus bisa mengenali scene yang ditangkap bahwa ada obyek
> semacode di dalam scene tsb

Betul. Ide ini kebayang waktu ngelihat acara di Disney Channel,
dimana mereka "maksain" mencari gambar Mickey (lingkaran dengan 
kuping dua) di tempat-tempat tertentu.
Jadi mencocok-cocokkan pattern itu.

> 2. begitu kamera mengenalinya, kamera melakukan auto-focus ke obyek tsb

Nggak usah auto focus. Pokoknya ambil gambar terus dan biarkan
nanti pakai image processing untuk melakukan analysis.
(Cara kerja mata orang seperti apa ya? 
Kok bisa cepat?)

> 3. sebelum kamera sempat memfokuskan, mungkin obyek sudah hilang dari
> scene karena mobil tetap berjalan

Mungkin perlu dibuat seperti cara orang mengenali gambar?
Makanya itu harus cepat :)

> 4. kalaupun bisa memfokuskan, kemungkinan salah interpretasi sangat
> besar. Semacode adalah image dan image ini dibaca dari jarak yang
> relatif jauh. Karena dibaca dari jauh, ada detail2 yang tak terbaca.
> Apalagi kalau ukuran sensor kamera cukup kecil.

Lah kan ada image processing :)
Satelit di angkasa juga sangat jauh, tapi bisa moto sampai detail.
Tentunya tidak sempurna.

Kalau semacode hanya bisa dipakai dalam jarak dekat,
misalnya camera kita harus didekatkan dengan obyeknya,
maka lebih mudah nanya ke orang atau baca keterangannya dong.
he he he.

> Sistem ini juga mahal karena setiap mendeteksi semacode, mesin akan
> selalu meminta info ke jaringan... ini butuh ongkos....

Betul. Kecuali kalau nanti network sudah ubiquitous dan murah.

> Sistem navigasi berbasis GPS tidak perlu biaya selain modal beli mesinnya.

Hus... sistem GPS kan nggak murah juga.
 
> Di samping itu, maling2 bisa ijo matanya lihat kamera begini di mobil. :-) 

Nah, camera harus dipasang di bagian2 yang tidak menyolok
seperti misalnya di lampu mobil, dsb.
Kalau lampunya dicongkel juga, ya apes aja.
ha ha ha...

Ah udah ah. Namanya juga ide gila. Ganti thread aja ya

-- budi

Kirim email ke