Ikhlasul Amal writes:
Pada 26 Oct 2004, 06:58:40 -0500, [EMAIL PROTECTED] menulis
(diringkas):
Karena koneksi bagus dan waktu itu server Web saya belum terlalu
sibuk, saya pernah ikutan rayap-terdistibusi ini -- lupa saya
yang mana. Setelah saya jalankan beberapa hari, iseng lihat
daftar situs yang telah dikunjungi oleh dia, wuih... mulai dari
yang berawalan adult, sex, porn, sampai dengan casino, gambling.
Jadi dilematis bagi saya. Sekalipun hal tersebut urusan pribadi di Internet, cuma kok rasanya tidak enak juga komputer di rumah dipenuhi "cache" situs di atas. Jadilah saya berhenti berkontribusi.
Ya itulah, mereka enggak ada mekanisme yang efektif untuk mengeliminasi situs2 spt itu. Mungkin nanti kalau domain .sex sudah di-approve akan lebih mudah. Bukan apa-apa, memang enggak ada gunanya saja nge-crawl situs2 begituan; lha wong enggak nyari itu saja suka tetap dapat result situs porno bahkan di google sekalipun, hehe
regards,
-HS
