Pada 13 Dec 2004, 16:13:04 +0700, Koen Wastbow menulis (diringkas):
>
> Tapi media offline jadi terbatas, misalnya dalam hyperlink. Tanpa
> disadari, setiap penulis jadi memaksakan diri menulis lengkap dengan
> latar belakang dan berbagai aspek dalam 1 tulisan. Akibatnya, barrier
> untuk penulis jadi lebih besar daripada media "online". Yang
> kelihatan: artikel di IKC sekarang jadi jarang bertambah.
>
> Yang optimal gimana ya?
>
>
---akhir kutipan---
Menurut saya hal itu lebih pada penulisnya. Seperti halnya buku
("offline" juga kan?), penulis harus berusaha membatasi topik
yang dibicarakan. Rujukan kepada materi lain di luar pembahasan
bisa dituliskan, misalnya: dokumen di file/URL, bla-bla.
Membatasi topik ini yang membuat Pak Budi penasaran ingin
menulis cerita pendek. ;-)
Untuk tulisan ilmiah saya sedang "tergoda" standar yang
digunakan di DocBook, karena menurut saya aspek semantik sangat
penting pada media digital. Sisi presentasi dapat disusun
sebagai hasil turunan dari tag semantik tsb. Selama ini kita,
pembaca, mendapatkan pengertian semantik dari buku lewat atribut
visual kan? Huruf miring, tebal, judul, sub judul, dll.
--
amal
We don't like their sound. Groups of guitars are on the way out.
-- Decca Recording Company, turning down the Beatles, 1962