On Wed, 29 Dec 2004 18:43:09 -0800, ron4ld <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Koen Wastbow wrote:
> > Satu apa dulu? Satu liter plus satu liter tidak selalu menghasilkan
> dua liter.
> > Buktinya, tiga liter gula bisa dilarutkan dalam 1 liter air.
> Satu dalam artian 'satu' apel :)

OK, kalau sudah dipersempit jadi "satu apel" kan lebih enak, biarpun
mungkin hasil
akhirnya jadi tidak segeneral yang diharapkan pertanyaan semula.

Kalau kasusnya 1 apel, maka 1 apel dan 2 apel itu jadi pencacahan
biasa. Dan soal
jumlah satu, dua, dll, tiu cuman jadi istilah, jadi perjanjian. Dua
hanyalah penyederhanaan
atas "satu dan satu". Dengan kata lain bukan 1 + 1 jadi 2, tapi 2
didefinisikan sebagai
1 + 1. Dan 3 jadi 2 + 1. Dan 4 jadi 3 + 1, dengan konsekuensi bahwa 4 jadi 2 + 2
juga (kausal). Dan 3 jadi akar 9.

Soalnya bakal beda kalau apel itu dikecilkan jadi elektron, atau jadi
foton. Di sana,
kata "1 elektron" tidak selalu benar. Ngikutin Schroedinger (atau
Dirac ya, lupa),
yang ada hanya gelombang pilot. Kalau diamati satu sistem pengamat, dia mewujud
(bermanifestasi) jadi satu elektron. Kalau diamatinya dengan sistem
yang lain, eh,
dia bisa terlacak di dua tempat, dan dengan demikian barangkali boleh
dinamai sebagai
dua elektron, biarpun jadi nggak logis. So 1 + 1 = 2 nggak selalu
berlaku juga di skala
ini.

Belum kalau string. Dan omong2 string, thanks to Neo: CD-nya udah
diterima kemarin.

-- 
Kuncoro Wastuwibowo
http://kun.co.ro/

Kirim email ke