At 17:40 +0700 1/7/05, Firman Pribadi wrote:
On Fri, 7 Jan 2005 11:11:39 +0100, Ikhlasul Amal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:... Jika tidak, media (populer) akan memilih tokoh lain yang omong sederhana, sekalipun (sayangnya) salah.hal ini kadang membuat saya bingung, apakah dimedia itu (persempit ke mass media di indonesia) tidak ada yang namanya QC atau apalah namanya, sebelum sebuah berita di publish?
saya pernah membaca bahwa apa yang ditulis media itu adalah cerminan masyarakat pembacanya. kalau memang berita gak betul masih tetap dilahap dengan nikmat, ya berarti emang begitulah sikap masyarakatnya. ini bicara mayoritas ya, karena akan tetap ada yang kritis, namun sayangnya jumlahnya belum mencapai critical mass untuk mengubah isi dari media massa sekarang.
--
I solemnly swear that I'm up to no good
http://data.startrek.or.id
http://kiozk.com
