At 15:47 +0900 1/8/05, Pakcik wrote:
On Sat, 8 Jan 2005 13:24:45 +0700, Ben <[EMAIL PROTECTED]> wrote:sepertinya pengawasan di media-media seperti KOMPAS memang sangat kurang... kalo saya perhatiin begini: sekali aja seorang penulis dipercaya, selanjutnya apa yg ditulis gak akan dikoreksi lagi.. dibiarin.. mo ngawur, tata bahasa ada yg salah, tetap aja dibiarin.. lihat saja halaman IT di KOMPAS sebagai salah satu contohnya..
Ini mirip sinetron2 di TV. Mungkin secara tidak sadar kita terpengaruh. Sekali dia benar akan tetap benar dan dipuja2. Sekali seseorang Salah akan dicari terus kesalahannya, semua pernyataannya di koran2, dimilis2, di televisi, dicari terus kesalahannya. Cap salah, bego, tolol, cuman omong doang, etc langsung melekat ke orangnya.
hiks... terus terang, satu2-nya "sinetron" yang saya tonton di tv itu cuma bajaj bajuri. sinetron yang lain itu saya tidak bisa tahan menontonnya, entah karena adegannya terlalu ngabisin screen time, entah aktingnya jelek, entah 5 menit sekali ada airmata bercucuran... duh i miss kabelvision, hehe.
--
I solemnly swear that I'm up to no good
http://data.startrek.or.id
http://kiozk.com
