At 17:31 +0100 1/13/05, Ikhlasul Amal wrote:
Pada 13 Jan 2005, 10:56:27 -0500, boy avianto menulis (diringkas):
Jadi sebenarnya human interface yang seperti apa yang diinginkan? (OK, jawaban umum adalah -> komputer jaman Star Trek. Nah itu yang kita2 pada mau... voice recognition).
---akhir kutipan---
Masak sih, kita menunggu antarmuka lewat suara? Saya termasuk yang kurang percaya diri dengan suara saya, apalagi jika berhadapan dengan mesin. Lebih luwes ujung jari di atas papan ketik, seperti klaim anak-anak di rumah, "Bapak kalau pakai komputer suka yang banyak ngetiknya..."
bahkan di startrek, yang dianggap bleeding edge itu adalah antarmuka dengan menggunakan kontak syaraf (nerve contacts). tapi seperti biasa oleh para penulis cerita dibuat nerve contacts itu seperti pandora box, ternyata bisa mempengaruhi pikiran sang pengendali (doc oct di spiderman 2 everyone? hehehe).
saya sendiri kok merasa voice recog itu mengurangi personalisasi ya. semua orang yang dalam jarak pendengaran tahu perintah yang diberikan, dan dengan berbekal voice recorder bisa merekam "password" autorisasi.
--
I solemnly swear that I'm up to no good
http://data.startrek.or.id
http://kiozk.com
