On Fri, 14 Jan 2005 09:03:26 +0700, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> terus terang, saya ada di milis itu hanya karena menghargai > rekan-rekan yang mengundang saya menjadi member. > mengenai isinya ... hanya sekedar gurauan saja. > nothing interesting, really. > biasanya ... saya langsung del saja. > blognya juga jarang diupdate. kadang2 saya isi. Kalau saya terus terang turut "mendorong" agar terbentuknya milis semacam technomedia tersebut (dan itu bukan hanya saja antara jurnalis-orang TI), tapi lebih kepada jurnalis-akademisi/praktisi di berbagai bidang). Karena relafit penyampaian pengetahuan di Indonesia melalui "jurnal --> majalah populer --> publik" tidak terjadi. Sehingga publik relatif menerima pengetahuan sangat terbatas yang hanya dari majalah/koran populer yang ditulis oleh wartawan yang munkgin dengan keterbatasan pengetahuan mateir ataupun orang yang bisa jadi nara sumber. Menjadikan akademisi/praktisi sebagai juga jurnalis (seperti yg banyak dilakukan di Jerman) masih belum diterima oleh orang banyak di kalangan jurnalis (kasus penolakan Prasasti). Salah satu cara adalah membuat semacam "hub" yang menkoneksikan dua "komunitas" ini, sehingga publik luas dapat menerima manfaat (bukan hanya jurnalis atau akademisi/praktisi). Karena para jurnalis dapat meminta masukan langsung dari berbagai narasumber. Salah satu paper yg menginsipriasikan adalah "David Norbdfords, Michel Bajuk, Lena Norberg, Jochen Brinkman, Dan Forbush (2003). Introducing a country to Internet-Enabled expert networks. Communications of the ACM, vol 46 (11), hlm. 127-. Tentu saja hub itu bisa terjadi kalau ada interseksi yang baik atau dijaga. Komunitas WELL di awal Internet khan mirip dengan ini juga. Kalau technomedia masih tersendat-sendat wajar saja. Kita di Indonesia itu baru pada taraf _belajar_ membuat komunitas (apalagi kalau beragam he eh eh). Contohnya apa jalan komunitas "dosen-peneliti" ??? Untuk menjaga agar tidak tersendat-sendat ya wajar saja kalau si moderator (yang mungkin bukan foundernya) juga perlu diingatkan. IMW
