risiyanto wrote:
Ya ya, susahnya kita kadang kalau sudah cocok dengan media tertentu terus jadi mempercayai apapun yang dimuat di media tersebut sepenuhnya. Padahal tiap baca berita kita musti waspada, waspada (weleh).Itulah pentingnya counter di media yang sama. Seorang pelanggan media A, pada setiap periode terbitan akan menerima media A juga. Seandainya ada informasi yang salah pada media A, pelanggan A akan tetap memiliki informasi yang salah.
Oleh karena itu, yang mengetahui kesalahan informasi tersebut perlu atau bahkan harus memberikan tanggapan di media A juga karena kita tidak tahu apakah pelanggan atau wartawan media A turut membaca media B.
Salam, -DiaN-
