On Fri, 4 Feb 2005 22:51:50 +0700, Monang Setyawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Perkembangan penggunaan? atau perkembangan pengembangan?
Kebanyakan masih tahap menggunakan open source software. Jarang ada yang mau membaca source code-nya. Pusing! Kebanyakan software tidak disertai dokumentasi cara membaca source code-nya (tree atau diagram minimal, dan fungsi tiap modul/function/class/bagian). Belum lagi kalau nanti saat keluar versi yang lebih baru, ternyata ada banyak perubahan di code-nya *arrrghhh* Saya hanya membutuhkan beberapa hari untuk mengerti isi dari netinet/ip_input.c di kernel BSD karena ada "tutorial"-nya di buku TCP/IP Illustrated vol. 2. Akan tetapi, saya membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk mencari dan mengerti di mana saya harus menambahkan satu function (hanya beberapa baris) untuk keperluan pengukuran saya di mplayer source code. > > Nitip ini aja deh :) > Di Indonesia lebih banyak yang mengartikan open source product == > barang gratis. Tidak lebih dari itu. Iya. Tidak peduli ada source code-nya atau tidak, yang penting gratis. :D Matlab, contoh sebuah program dengan banyak source code di dalamnya yang harganya suangat muahal.
