On Tue, 15 Feb 2005 16:38:02 +0700, N e o <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > kalau tidak salah ingat, bukankah tidak etis mengiklankan sebuah > produk kesehatan dengan image seorang dokter?
Benar. Tapi Wally, temennya Dilbert juga bilang: Masalah etika dan dosa itu cuma soal bagi mereka yang belum sampai di neraka. Nah, kalau si designer atau copywriter udah merasa kerja di neraka, mau diapain lagi? Biar aja iklan rokok sebelum 21.30. Biar aja dokter atau rektor jadi bintang iklan TV. Siapa bilang junk cuma ada di mail dan web? Ada cita-cita bikin anti-spam untuk TV dan koran ? -- Kuncoro Wastuwibowo http://kun.co.ro/
