Email dari risiyanto budi, 17 Feb 2005, 09:18:52 +0700:
>
> bener juga kata om Amal, mas Affan. Kampung punya media sendiri.
> Intranet lebih tepat di kampus,
> mungkin bisa juga di apartemen.
>
---akhir kutipan---
Yah, itu dikaitkan dengan kultur kita dan sejumlah kerepotan
penyiapan infrastruktur.
Di sisi lain, saya baca iklan perumahan di kota saya (di NL)
yang mulai berisi keterangan bahwa akan dilengkapi dengan
koneksi Internet. Maksudnya: jika selama ini penyediaan koneksi
diurus sendiri oleh penghuni (daftar, modem, pengkabelan), jenis
baru ini sudah seperti koneksi di asrama mahasiswa, tinggal
sambungkan komputer ke colokan RJ45 di dinding.
Apakah kampung kita akan seperti itu, entah. Karena dulu sekali
Pak Johan Silas dapat penghargaan justru untuk konsep perumahan
yang menyediakan fasilitas guyub/ngrumpi bagi penghuninya.
--
amal
"Freedom is still the most radical idea of all."
-- Nathaniel Branden