Email dari enda nasution, 17 Feb 2005, 18:40:09 +0700:
>
> Masalahnya, IMO, sinyalemen blog = fad ini buat saya percuma dijawab
> dengan angka, karena sebanyak apapun blog Indonesia, jumlahnya pasti
> sepersekian dari jumlah pengguna Internet seluruhnya.
Memang kenapa kalau diperoleh angka statistik hanya sekian
persen (katakanlah angkanya kecil)? Lepas dari fobi terhadap
angka hasil statistik (he... he... termasuk pernah disampaikan
di "mailing list" ini), beberapa ukuran yang disampaikan di
negara lain juga angka penulis blog (kuantitatif),
1) http://coretmoret.web.id/arc/2004/01/reformasi-dan-weblog-di-iran
2) http://direktif.web.id/arc/2004/12/ledakan-blog
3) http://direktif.web.id/arc/2005/01/pemetaan-blogger
* maaf, tidak bermaksud promosi blog sendiri; karena di tulisan
tersebut terdapat beberapa URL yang barangkali dapat dijadikan
rujukan.
> Dan menurut saya poin signifikansi blog bukan pada jumlahnya, tapi
> justru pada apa yang bisa dia lakukan karena sifatnya yang berupa
> meta-media, permanent, murah, aksesibel dan instant.
Dari kacamata personal (figur, ide) memang kualitas lebih
penting, namun untuk urusan orang banyak, jumlah lebih
menggerakkan. Apalagi akhir-akhir ini blog sudah menjadi gerakan
massal (contohnya tanggal 14 kemarin, he... he...).
> Bukannya tahu berapa populasi blogger indonesia tidak bagus, cuma
> sepertinya untuk tahap sekarang masih lebih bagus membuat lebih banyak
> lagi orang menjadi blogger dulu. :)
Kalau ada yang bersedia menghitung, kita persilakan saja. :)
Halo, Idban, apa kabar?
---akhir kutipan---
--
amal
Keep your boss's boss off your boss's back.