> Seperti kata Andika, kutipan di atas adalah tanggapan terhadap himbauan
> saya yang saya tulis di blog. Kelihatannya memang penghargaan terhadap
> blog belum ada.
> 
> -- budi
> 

Kayaknya memang begitu pak. "Formalism" (bener nggak begini :P) masih
menjadi patokan utama, maksudnya masih melihat siapa yang bicara atau
di mana dia bicara. Esensi isi atau materinya sendiri seringkali tidak
didengar (untuk tidak mengatakan diabaikan). Jadinya kira-kira yaaa
begitu. Wong media massanya saja sering kali hanya sebatas "Speaking
Journalism" dengan prinsip "Bad News is a Good News".

Bisa jadi, hal ini membuat ekspresi dengan tindakan fisik (dan
seringkali bersifat anarkis) lebih dihargai ketimbang ekspresi
pengungkapan ide-ide secara santun dengan tulisan-tulisan melalui
media yang lebih bebas. Kurang macho, mungkin.

Karena memang hanya himbauan yang bisa dilakukan (karena nggak punya
kuasa untuk melarang), ya sudah. Biarlah mereka yang mengganggap
ekspresi itu lebih cocok buat mereka.

--tjatur--

Kirim email ke