On Sun, 27 Mar 2005 14:37:10 +0200, Ikhlasul Amal <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Tapi yang agak aneh: mereka ingin jumlah pemakai melimpah, namun kenapa
> jumlah teman masih dibatasi, 500 orang kalau tidak salah. Sampai-sampai
> Enda kewalahan menerima permintaan dianggap sebagai teman oleh pemakai
> lain.

Tahun lalu di awal-awal Friendster berdiri, orang bereksperimen banyak
dengan account2x palsu alias Fakester. Dari God sampe Mickey Mouse
punya account.

Ketika account2x ini di delete, ratusan orang marah, menurut mereka
fakester ini salah satu kreatifitas orang jadi tidak boleh dibatasi.

Saat pen-delete-an itu dilakukan, pernah diajukan pertanyaan bagaimana
caranya membedakan account fake dengan account asli? Salah satu
indikatornya adalah jumlah Friends yg banyak, diatas 300 orang, karena
[katanya] di north america sana tidak mungkin ada yg punya "friends"
sebanyak itu, dan lagipula makna "friends" itu sendiri adalah orang
yang benar2x dekat, jadi bukan sekedar tahu atau kenal.

Enter Friendsterer Indonesia, belum tahu mereka, orang Indonesia yang
hobi ngumpul alias kongkow2x ini "teman"-nya bisa banyak banget! :p

Kombinasi kemarahan komunitas Friendster dan para FS'ers Asia ini
membuat FS tidak pernah melakukan aksi "pembersihan" lagi. :)


-- enda
Visit my blog. Click here
http://enda.goblogmedia.com

Kirim email ke