Dari NHK jepang baru aja mengulas perbandingan kesigapan pemerintah
beberapa negara. Seperti yg udah diduga, kesiapan Indonesia
diperlihatkan kurang sekali, orang-orang diperlihatkan panik mencari
dataran tinggi tanpa ada pemberitahuan dari aparat pemerintah lokal yg
dapat memberi informasi. Mereka heran, kemana para polisi dan aparat
saat genting seperti ini?

Tragisnya informasi baru disebarkan paginya lewat radio yg dibacakan
dari harian pagi, yg bener aja! kemana BMG ? Ternyata hal tsb juga
diulas. Diperlihatkan pula staf BMG yg sibuk sendiri didepan komputer,
pihak NHK dikabarkan menanyakan perihal gempa ini beberapa saat setelah
terjadi gempa dan tidak mendapatkannya.

Lihat ke kompas, sedihnya masih bisa nge-les dengan alasan alat
detektornya baru dipasang bulan oktober dengan nilai 60 juta dolar.
Apakah benar2 sudah tidak ada alat sama sekali yg dapat memberikan
informasi pasca gempa?
http://kompas.com/teknologi/news/0503/29/195221.htm

Benar tidaknya liputan tsb, inilah image yg ditampilkan televisi luar
ttg gempa Sumatra.

Kirim email ke