On 5/4/05, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On 5/4/05, Kuncoro Wastuwibowo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Punya BR sama IMW nggak bisa kita sebut sebagai weblog. > > Seperti juga PHP itu bukan Perl (nah lo). > > Setuju. Jadi yang ngaku-ngaku punya blog sebelum 200?, > nggak boleh. Nggak aci. Itu poin saya. > Yang dulu ... ya sekedar catatan di web site saja. > Tapi itu *bukan* blog.
Hm.. bukannya saya pengen ngeclaim sebagai yg lebih duluan ngeblog dari lainnya (saya takut berargumentasi seperti ini ntar disangka ingin disebut sebagai "generasi pertama"). Tapi saya lebih suka menggolongkan berdasarkan "penulis-media-audience" dan interaksinya (ini yg disebut blog memliki blogsphere yg khas) di dalam memilih mana blog atau tidak. Jadi bukan sekedar berdasarkan "sebelum tahun xxxx" tidak disebut blog. Jangan jangan ntar MEMEX tidak disebut hypertext karena sebelum WWW :-) Dan tentu saja tidak ingin memasukkan protokol yg menjembatani medium tersebut. Saya lebih menggolongkan suatu tulisan di site termasuk blog atau tidak adalah berdasarkan gaya narasi dan gaya susunan. Jangan jangan orang di era BBS malah sebetulnya sudah punya model blog duluan :-), hanya tentu saja kembali ke audience yg berbeda, menjadi sulit disebut dengan blog. IMW NB : Saya tidak mau maksa bahwa Lamunan saya disebut blog koq, saya lebih suka disebut Lamunan. Khas Indonesia.. ngelamun..... tapi bukan ngelamun jorok.
