Email dari Andika Triwidada, 18 May 2005, 15:24:38 +0700:
> 
> Hiks.
> Akhirnya gak bisa lari dari CSS.
> 
> Perasaan CSS itu kok jadi bikin web designing "gak manusiawi" gitu ya?
> [ dipandang dari kacamata vi :)) ]
> Susah (?) melacak/mengkorelasikan blok mana dipakai dimana dan
> didefinisikan dimana.
> 

---akhir kutipan---

Masak sih? ;-)
Saya juga pakai Vim (editor paling top bahkan untuk desain miskin saya,
hehehehe) dan justru enak dengan adanya CSS:

        a. tulis saja semua templat, yang penting HTML beres;
        b. setelah dipasang di server Web dan dilihat-lihat ada yang
           kurang beres, tinggal CSS yang diotak-atik. Jangan
           mengotak-atik berkas HTML lagi untuk alasan visual; biarkan
           dia seperti itu sampai suatu saat memang diperlukan perubahan
           tag HTML.

Jadi begitulah, saatnya CSS, kaca mata kuda saja ke sana.
Oh ya, pendekatan saya adalah memisahkan CSS dari HTML. Saya kurang suka
jika dicampur; termasuk kode JavaScript juga saya keluarkan dari templat.

*bukan perancang desain Web.

-- 
amal - http://coretmoret.web.id

Good girls go to heaven, bad girls go everywhere.

Kirim email ke