On 5/23/05, Ikhlasul Amal <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Di kampung saya tidak sampai terjadi wabah parabola; kami cukup puas > dengan antena biasa, diotak-atik sedikit yang penting televisi swasta > cukup jelas dinikmati. Namun memang sempat terjadi "epidemi" interkom, > tren sesaat juga, karena beberapa bulan kemudian pemakainya bosan.
Di kampung saya juga ndak sempat wabah parabola. TV saja ditontonnya ndak gitu sering sama orang-orang (padahal tiap rumah ada TV), paling kalau lagi ada drama gong. Soalnya waktu udah abis buat kegiatan di kampung mungkin, ngumpul rame-rame kegiatan kampung, upacara ini itu, lomba nabuh, dll, dsb Saya aja kalo lagi di kampung, mo megang komputer sepertinya sayang, mending ambil sepeda, naik sepeda ke pantai dan sawah. IMW
