Yulian Firdaus H. wrote:
On 5/27/05, Achmad Husni Thamrin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya memandang RTFM adalah cara belajar dengan "trial dan error", dan
itu berguna untuk mempertajam pertanyaan kita ke orang lain. Makanya
Fajri, RTFM dulu! hehehe.
umumnya secara implisit penanya punya kecenderungan berharap jawaban
instan atau disuapi, jadi ketika dilemparkan kail dan umpan masih
bertanya "ikannya mana?"
ya sama aja ibaratkan : ada orang datang ke tempat kursus belajar
mengemudi mobil, dia keluarkan duit dan lsg ngomong: "Saya minta
langsung jadi SIM ya!"
*di tempat belajar, musti nya belajar dulu, caranya? nurut ama sang
guru... gak suka? cari tempat/guru laen*