On 5/30/05, baskara <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Bicara tentang Open Source, mengapa hanya Linux? > Matlab juga open source. :-D > Distro BSD juga open source. > Mac OS X semi open source (setengah-setengah). > > Kalau Open Source software tapi berharga mahal bagaimana? Digalakkan juga? > > * hanya iseng * ;-) >
*subjek diganti karena bagian "SBY..." sudah tidak relevan lagi. Ampun Bas, ampun! ;-) Itu hanya penyederhanaan, malas aku menulis daftarnya panjang di sini. Kalau harganya mahal? - cari produk open source lain yang lebih murah. - cari solusi yang lebih menguntungkan (misalnya lebih mahal karena bayar ongkos pelatihan, duitnya berputar di mana? tenaga kerja dalam negeri atau lisensi terus ke Amerika?) - mana yang lebih menguntungkan secara keseluruhan, misalnya lebih banyak orang yang lebih mengerti pilihan (freedom?) dibanding monokultur? Itu untuk organisasi, tentu lebih banyak pertimbangan. Ya maklumlah. Kalau untuk pribadi, setidaknya saya bisa berhemat ongkos dengan menggunakan Debian. Duitnya bisa dialokasikan untuk keperluan lain. Selain itu, memang lebih enak dioprek (yang ini skornya tinggi buat saya). -- amal
