On 6/1/05, Mohammad DAMT <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On Rab, 2005-06-01 at 00:47 +0200, Dicky Wahyu Purnomo wrote: > > btw mdamt pesimis krn hal apa nih ? > > 0 - bergeraknya lambat, kompornya sudah keburu kehabisan minyak airnya belom > mendidih juga > 1 - jumlah aktivis (biasanya 4L) tidak sebanding dengan jumlah > penggembira > 2 - minimnya dukungan dana, sangat sedikit proyek yang dibiayai dunia > bisnis, akibatnya sangat wajar pelaku akan konsentrasi untuk cari makan > terlebih dahulu (plus untuk beli susu, kridit motor, bayar kontrakan, > iuran hansip dsb) > 3 - lebih banyak godaan karena solusi non-opensource lebih mudah > dijangkau (untung sekarang ada pak polisi yang siap membantu) > > nomor 2 sepertinya penting karena mungkin bisa mendongkrak yang nomor 1 > dan 0.
Sudah aku duga sebagian jawabannya.. :D Soalnya aku ngalami sendiri sih hal2 tsb.. Di otak ini banyak ide yg ingin dituangkan utk komunitas.. tapi aku gak mau mati dulu gara-gara kecapean nyari minyak, aku juga ingin bisa menyalakan apinya dan memasak airnya hingga matang, jadi kudu nyari energi tambahan dulu.. :D -- -Ananda Putra-
