On 6/16/05, The_Eye_In_The_Sky <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> Menurut gue, Indonesia belum tentu butuh Open Source software, tapi
> butuh Gratis software :D

nah kalo menurut saya pemikiran anda masih sangat pendek
indonesia banget gitu loh
memang orang indonesia pikirannya masih melulu masalah uang sehingga
SDM-nya masih sangat rendah kualitasnya karena pikirannya masih
bersifat struktural

kapan gw naik jabatan ?
kapan gw naik gaji ?
kapan dapet bonus ?
dll yg ujung2-nya duit
laen banget sama negara maju kaya amrik & europe
padahal ilmu pengetahuan merupakan sesuatu yg tidak ternilai harganya 
ingat pepatah "tuntutlah ilmu sampai ke negeri cina"

anda pakai email tentu harus tahu ilmunya jadi bukan gratis
pemecahannya karena semakin memanjakan & membuat malas belajar orang
indonesia
 
> 
> Saya juga begitu, saya pakai Linux dan Solaris dan tetap bertahan di
> platform x86 karena saya tidak perlu bayar software dan tools yang saya
> pakai, padahal software/tools itu saya pakai untuk usaha yang
> mendatangkan profit (baca : uang) buat saya.
> 
> Saya tidak peduli dengan monopoly teknologi, freedom of speech in
> software development, who owns the IP, etc. I will be a hypocrite if I
> talk about that, since I am just a leech, who use the technology created
> by somebody else without paying (but legal) and use it to make my own
> money :P
> 
> Itu juga kenapa beberapa tahun ini kalau pakai Linux distro selalu
> berganti ganti, karena cuman ikut trend saja, supaya banyak software
> baru, tetapi gratis. Begitu distronya sudah tidak trendy, dan gak ada
> developer yang maintain, ganti baru lagi. Sedangkan kontribusi saya?
> Nill, nothing, nada, zero, zip. Even social contribution seperti
> ngajarin orang lain juga sudah males. Pakai Google, everything just
> Googling. Jadi males riset atau experiment, karena ternyata somebody
> else sudah ada yang mengerjakan dan terdokumentasi.

seperti pepatah "kacang lupa kulitnya"
kemarin baca artikel bagus disini 

http://hs.riverdale.k12.or.us/maverick/?q=node/257
http://www.infolinux.web.id/article.php?sid=2018&mode=thread&order=0

kalo di film tuh yg namanya
        "a few good man"

Mr. Linus Torvalds You are My Hero


> 
> Jadi heran sendiri, padahal jaman kuliah, dengan uang saku beli software
> asli, dan semangat ngajarin orang. Yang saya takutkan dari perkembangan
> software sekarang ini adalah matinya proses reward and contribution ke
> software development + support itu sendiri, karena kemalasan manusia
> sendiri. Kalo bisa gratis dan tinggal disuapin, kenapa kudu bayar dan
> usaha?

Nggak usah takut temen2 Konglomerat S/W bisa mencari makan sendiri 
dengan cara masing2 lagipula dengan FOSS juga bisa cari makan

Kirim email ke