--- stupid_kid <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > komentar saya hanya: > > AMAT SANGAT BERBAHAYA
Duh serem ya Microsoft :P > paraahhhhhh................ > okelah tuh si Mikrosop soal strategic marketingnya.... pertama > PENDIDIKAN.. > supaya org yg lulus dr pendidikan formal(sekolah) diharapkan keluarnya > menggunakan produk Microsoft, betul???...... Diharapkan apa sama dengan diharuskan? > otomatis org bakal bli license asli... krn mang dr awal d > pendidikan(sekolah) mereka menggunakan software license... Jangan berasumsi demikian. Lagipula, apa salahnya beli software dengan lisensi asli? Kalau memang solusi open source masih belum ada, apakah kita akan memaksakan diri? Apakah berani jamin bahwa open source menyediakan semua solusi untuk semua bidang pekerjaan? > tp apakah Anda² ato mereka(para siswa yg sekolahnya bekerja sama > dengan Microsoft tsb) sadar? > bahwasannya.... kalian semua sudah di doktrin menggunakan produk > microsoft.... Apa salahnya belajar product Microsoft? Apa salahnya kalau orang bercita-cita menjadi Visual Basic programmer? > apa jadinya klo dah dalam dunia real IT... bg org yg kebiasa dgn > windows,,, > bakalan susah banget menggunakan Unix.... Kan tidak semua orang suka menggunakan Unix :) Tidak semua lapangan pekerjaan di bidang IT membutuhkan Unix. Bukankah akan menjadi nilai tambah kalau kita juga bisa menggunakan produk lain, misalnya Mac (Apple) :) > apakah org Indonesia hanya akan bisa menggunakan > Word,Excel,Powerpoint,Frontpage,Access?? mo jd apaan? ksian amat org > Indonesia..... Oh, jadi produk Microsoft itu cuma itu ya ? Kasian amat :) Banyak sekali software lain yang menggunakan sistem operasi Windows, tidak cuma itu. > mungkin ada yg disini punya sekolah... ato diposisi penting dibidang > pendidikan... pikirkanlah utk mengajarkan calon² penerus bangsa ini > basic Unix,,, memang susah.... tp apa salahnya di ajarkan dr awal? Tidak ada salahnya, sangat bagus sekali. Tapi jangan sampai lulusan kita cuma bisa Unix saja. Ingat, lapangan pekerjaan di luar untuk berbagai macam produk IT masih sangat beragam. > lihat aja skrng gr² org dr dl bljr microsoft office mulu skrng di > kantor paling jd apaan? gak maju² jg.... beda ma org dr awal di > ajarkan basic MySQL,ASP,Java. Yang salah yang belajar, kenapa kok cuma mau belajar itu saja :) Apa tidak bisa kreatif ? Setahu saya, kurikulum pendidikan IT di Indonesia tidak hanya mengajarkan itu (saya dapat pelajaran tentang Unix juga!). > jd sebenernya skrng gak ngaruh bajakan ato aslinya software... justru > saya salut di Indonesia byk ahli² pengguna software aplikasi > khusus/tehnis seperti musik,film,design yg harga software aslinya di > atas 10jt-an semua... krn di Indonesia byk bajakan(hny seharag 5000 > rupiah) jd SKILL org Indo secara quantity lbh byk dan secara quality jg > gak kalah.... Mungkin pendidikan mental yang diperlukan ? Apapun alasannya, saya tidak setuju dengan menggunakan produk bajakan. Kalau memang tidak mampu membelinya ya nabung dulu, atau CARI ALTERNATIF (Open Source) ! > jd intinya Hidup OPEN SOURCE... > jangan terlena hanya dengan US $ 2,5 .... tp pikirin jauh ke depan... > nasib bangsa ini... nasib praktek kapitalisme makin merajalela oleh > microsoft Yupe, solusi open source memang sangat ideal ! Tapi ingat, tidak semua solusi bisa diselesaikan dengan open source, dan masih banyak lapangan pekerjaan lain yang tidak berbasis open source. > truzz utk yg kerja sama dgn ITB setau saya,pihak microsoft yg minta > bantuan ke ITB... microsoft memberikan source code windows kpd pihak > ITB utk dikembangkan... jd malah ITB yg dibayar.... (maaf klo saya > salah,namanya manusia gudangnya salah) =] > http://decidenotdecide.blogspot.com/ ____________________________________________________ Start your day with Yahoo! - make it your home page http://www.yahoo.com/r/hs
