Jay adalah Yulian wrote: > Pada tanggal 9/8/05, carlos patriawan <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > > > bisa pakai iperf atau komersial tooolsnya chariot atau ixia. > > > > Btw Sebenarnya yg dicari berapa bandwidth yg digunakan + maximum > > tcp/udp > > connections kan ? > > saya lebih suka menggunakan pchar atau pathchar, walaupun lama proses > perhitungannya
kalau patchar kan sebenarnya untuk hitung berapa bw tapi gak banyak features lain.Kalau iperf bisa simulasi sampai beberapa tcp connection dalam traffic flow yang berbeda(different SA ports),jadi lebih pas untuk performance measurement.Data Trafficnya juga bisa di-inject dari pattern files. > > Btw,untuk Accelarate bandwidth dan TCP Connections bisa gunakan device > > Juniper WAN Accelaration.Throughput bisa naik 2-15x dan bandwidth bisa > > terkompres 3-20x (depends on traffic type). > > http://www.juniper.net/products/appaccel/wan/ > > btw, ini harus dipasang berpasangan kan? Yep,berpasangan dan dikoneksikan ke LAN interface router di WAN Router. Fungsinya tiga, untuk compress traffic(special compression,bukan LZ compression) dan uncompress traffic di ujung lain,fungsi kedua QoS,dan fungsi ketiga TCP Accelaration,masing2 box ini "watch" TCP session untuk kemudian "accelarate" the sessions.Hasilnya HTTP atau FTP traffic yg tadinya 6 kBps bisa jadi 100-130 kBps. Disclaimer: Kebetulan gua R&D diproduk ini di Juniper dan sepertinya ini box plng cocok untuk situasi di Indonesia karena high bandwidth cost dan delay/latency yang tinggi. Carlos
