On Sat, Sep 10, 2005 at 08:13:14AM +0700, adi wrote: > yang ada, hambatan itu sifatnya all-or-none. kalau > kita menyentuh limitasi memory, tidak ada jalan keluar, > kalau kita menyentuh limitasi kecepatan disk, tidak > ada jalan keluar, kalau kita menyentuh limitasi CPU, > tidak ada jalan keluar. kenapa? jawabnya gampang, > tidak mungkin kita rally keliling vendor untuk > menjawab pertanyaan Pak budi. barang yang sudah > dibeli tidak dapat dikembalikan :-))
menjawab komentar Oom Carlos dengan mereply email sendiri, maklum lah masih beta :-) waktu testing yang ditawarkan oleh vendor hardware kebanyakan kurang representatif, bukan tawarannya yang kurang representatif, tetapi kita tidak bisa membuat model real-life dengan sangat tepat. sekedar contoh, russ nelson pernah diminta menjadi konsultan perusahaan di india. dilihat hardware, OK, software OK (qmail!) sayangnya, mereka menggunakan local part sebagai teknik direktory hashing (spt contoh mdamt), dan huruf-huruf tertentu saja yang terisi ... akhirnya oleh russ digunakan hash cara djb. sepengetahuan saya, tidak ada mail farm yang pernah dibangun orang-orang di dunia ini comparable satu sama lain, masing-masing mempunyai pendekatan yang berbeda (hotmail yang dulu, yahoo.com, freenet, ah .. saya mau nulis farm yang dibangun sama nick yang ada papernya di usenix, tapi saya lupa .. mendadak lupa, penyakit bawaan yang benar-benar mengganggu, kata ortu ini karena terlalu banyak merokok he..he..). Salam, P.Y. Adi Prasaja
