On 9/13/05, Pakcik <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > On 9/13/05, Rudi Har <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Yg over expectation ya over expectation, karena mendengar Java itu > > mirip C++ maka dia menggunakan Java untuk menggantikan APA SAJA > > aplikasi yg pernah dia develop dengan C++. > > Ini jelas MENGADA2. C++ programmer OVER EXPECTATION sama speed Java. > try to be HONEST, make sense gak ini? Atau asumsi Rudi Har bahwa orang2 gak > tau Java itu ada virtual machine?
Ada yg sebelum pakai Java sudah tau duluan bahwa java itu menggunakan teknologi virtual machine, ada juga yg tau setelah memakai. Dari sebagian yg mengetahui keberadaan JVM, sebagian tau JVM itu punya trade off performance, sebagian lagi tidak tau. Dari sebagian yg tau adanya trade off pengunaan JVM, sebagian mengetahui apakah trade off tersebut cukup affordable untuk aplikasinya yg tertentu, sebagian lagi tidak tau. Dari yg mengetahui affordable tidaknya trade off ini untuk aplikasi nya yg tertentu, ada yg akhirnya memang menemukan cukup affordable dan ada yg tidak. Sekarang saya balik, be honest, gak make sense kah ini? ;-) > Bukannya sangat intuitif, dengan adanya > virtual machine berarti harus mengorbankan sedikit banyak performance? Jadi > masuk akal gak, kalau ada yg over expectation ini? > Seperti yg sudah saya bilang sebelumnya, yg diharapkan dari Java itu oleh > C++ programmer paling biar gampang aja semuanya. Ada yg menggunakan Java karena mau lebih gampang, ada yg karena KATA orang Java itu lebih gampang, ada yg karena menurut MARKETING java itu lebih gampang dan scalable, dan reliable, dan secure, dan high available. Ada juga yg memakai Java itu simply karena merasa java itu cool. Sumber perasaan cool itu bisa jadi terlahir dari pengalaman sendiri dan bisa jadi berasal dari pengaruh kata orang-orang dan marketing ;-) Silahkan di putar-putar kalimatnya sesuai kemampuan berimprovisasi masing-masing :-D rgds, Rudi Har
