On 10/11/05, enda nasution <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Setahu saya ada sekarang ini dua cara yang sangat tradisional. Satu yg > seperti Ronny tulis diatas, dengan semacam tv journal yg diisi oleh mereka > yang berpartisipasi dalam penilaian rating televisi tersebut. > > Dan dua dengan semacam alat yg dipasang di TV tersebut dan ini sudah pasti > sepengetahuan pemiliknya, tidak mungkin dipasang diam-diam. > > Dari dua cara diatas, diambilah *sampling* dari total populasi untuk > menentukan rating tv. > > Dua cara diatas saat ini dinilai tidak akurat lagi karena banyak faktor yg > berpengaruh sehingga hasilnya mungkin tidak begitu akurat, tapi mau > bagaimana lagi, saat ini itu yang tersedia. > > Saya pernah baca artikel di wired [judul dan url lupa] ttg teknologi baru > yg dikembangkan untuk me-rate tv rating ini dengan cara yang lebih gampang > dan akurat. > > Links: > http://www.nielsenmedia.com/whatratingsmean/ > http://en.wikipedia.org/wiki/Nielsen_Ratings > http://entertainment.howstuffworks.com/question433.htm >
ikutan jawab bapak blog ah.. :D AC-Nielsen <-- emang dia yg riset bukan "mungkin" Pemasangan alat di TV memang sepengetahuan yg punya tivi selama jangka waktu yg ditentukan. Riset juga melibatkan questionaire (bener nggak nulisnya?) Hasil dan target riset nya pasti di check ulang oleh supervisornya.. karena ada beberapa point yg sudah harga mati, seperti bagi yg punya saudara,kakak,adik,aa,teteh,etc yg kerjaannya melibatkan media pasti tidak akan pernah ikut sepabagai target riset, walaupun kalau diriset data dianggap tidak valid (keluarga blogger boleh nggak yah?:D) di Stasiun TV sendiri rating adalah bukan segalanya.. karena ada yg namanya share walaupun rating bagus tapi yg "lebih menjual" kepada para pemasang iklan untuk tiap2x Stasiun TV adalah sharenya -- Bi[G] http://www.7sphere.com Y!:br4ind4m4ge Gmail:[EMAIL PROTECTED] http://blog.adypermadi.com http://www.adypermadi.com ----------------------------------------
