> Untuk berantas korupsi cukup dijawab dengan satu pendekatan: > > Kembali ke Moral dan Agama yang diajarkan masing2,kalau anda Islam > mohon perilaku dan nilai niilai keIslamanya dipake gak cuman waktu di > mesjid doang tapi begitu keluar mesjid jadi preman atau koruptor > lagi.Begitupun yang Kristen,terapkan nilai2 dan value Kristen anda > tidak hanya di Gereja.Yang orang Hindu dan Budhist juga begitu.Ingat > dunia ini permainan sandiwara, kalau kita takut sama yang namanya > Akhirat gak bakal ada yang berani korupsi didunia ini karena > pertanggungjawabanya disitu jelas. > > > Carlos >
Dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah. dan orang indonesia adalah aktor dan aktris yang luar biasa, tapi kejujuran sekali lagi pasti akan menang, kita tinggal liat saja beberapa kasus sudah terkuak, doakan saja muara persoalan bangsa kita KORUPSI dapat segera di babat habis atau paling tidak di perkecil terlebih dahulu dan membuat orang jera, karena selama ini punishment nya ngga jelas. menurut saya, ada perubahan nilai dari bangsa kita yang sangat agamis, telah terjadi degradasi moral yang luar biasa, sampai hakim yang agung bisa berbuat korup, mantan seorang mentri agama di duga korup, atau jangan jangan ada diantara kita yang juga korup, walaupun kecil kecilan, semua persoalan yang di omongin baik pajak,zakat , ekonomi, SDM sehebat apapun kita dan secanggih apapun teori didalamnya selama masih ada belenggu KORUPSI, rasanya akan sangat menggangu menghambat kemajuan bangsa. mari kita bersihkan KORUPSI mulai dari kita sendiri untuk tidak membudayakan korupsi dan membersihakan korupsi dengan sapu yang bersih, karena kalau tidak siap dari sekarang dan kita masih berkutat dengan persoalan ini bangsa kita ngga akan maju dan dalam waktu yang tidak terlalu lama bersiaplah menghadapi serangan ekonomi dari china dan india. maaf jadi ngelantur, semoga ini bukan mimpi Adjie
