On Monday 17 October 2005 12:15, Ronny Haryanto wrote:
> Tidak dikenali di komputer itu kan? Kalo harddisknya dipindah ke
> komputer lain yg BIOS nya gak ada begitu2annya kan gak ada yg
> "mengunci motor penggerak harddisk" jadi bisa diambil dong datanya
> kalo gitu?

Tidak,
kalau di pindah ke komputer yang tidak ada BIOS dengan feature booting from 
usb, maka Harddisk nya tidak dapat di kenali oleh system (dianggap tidak ada 
harddisk) karena secara default motor harddisk nya ini dalam kondisi OFF.
jadi di perlukan usblock untuk membuat statusnya ON.

> Baru denger ada BIOS yg bisa mengunci motor penggerak harddisk.

Bukan BIOS, tapi usblock nya yang berperan.


> Saya rasa sih yg diamankan adalah datanya, bukan harddisknya. Jadi
> kalo dicabut lalu diformat di komputer lain ya harddisknya tetap bisa
> digunakan, tapi data yg dikunci dg USB lock tadi yg tidak bisa diambil
> oleh si pencuri itu. USB lock itu sepertinya berisi secret key
> (crypto) dan low-level driver yg mencegah akses HD lewat BIOS jika USB
> locknya gak dicolok. Tapi ini semua spekulasi lho, karena bukan saya
> yg bikin/jualan :-)
>
> Ronny

usblock ini tidak meng-enkripsi data apapun juga di dalam harddisk anda.
yang di kunci adalah harddisk anda.
jadi kalau harddisk anda ini jatuh ke tangan orang lain, maka harddisk ini 
akan menjadi useless, tidak dapat di pakai. (tidak dapat di format, maupun 
low-level format sekalipun).


-- 
Indra
PT. Verinux Linux System
http://www.verinux.com - "Technology in a smart way"
http://www.rtrw.net - "Internet untuk Semua"

Kirim email ke