On 11/11/05, Ronny Haryanto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Ya bisa bikin juga yg sama cepatnya atau lebih cepat lagi, tapi dg
tetap menjaga kualitas dan professionalisme. Gak asal "kejar setoran".
Pasti bisa lebih baik.


Kendala klasik: Duit. Tanpa campur tangan komunitas, hal ini jelas ga mungkin karena bakalan menghabiskan banyak duit. Ya jalan keluarnya melibatkan komunitas dalam pembentukan content-nya :-)
 


--cut--

Seperti sapa kemaren yg bilang yah, Om Carlos kalo gak salah. Too much
information. Overload. Perlu difilter. Gak ada waktu buat memilah2
mana yg junk mana yg read-worthy.

Community based moderation tidak selalu bisa dilakukan. Saya terus
terang gak banyak waktu utk ikut berpartisipasi moderating hanya utk
sekedar baca berita. Let the editors decide what's newsworthy, so less
filtering for me. Editornya ini bisa per tag/channel tadi, dan memang
dedicated utk editing ini.

Editannya engga susah - susah banget kok. Prinsipnya adalah, reader yang nantinya memilah, tulisan ini bagusnya dikategorikan jadi apa (atau di-tag kemana... whatever you choose to call it). Dan kalau ternyata beritanya engga newsworthy (atau ada penyimpangan, etc), reader juga yang nge-flag.

Kalau pake editor lagi sih engga ada differentiationnya kan :-)

--
Oskar Syahbana
http://www.permagnus.com/
http://blog.permagnus.com/

Kirim email ke